Archives for November 2015

Menyembuhkan Tekanan Darah Rendah

MENYEMBUHKAN
TEKANAN DARAH RENDAH

Darah Rendah. Ditandai dengan badan terasa lemah, lelah, kurang bersemangat mirip dengan gejala sakit liver. Bedanya, darah rendah dideteksi dari tekanan darah yang dibawah 120/80. Biasanya 100/60 atau bahkan 90/60.

Penderita tekanan darah rendah juga bisa dideteksi dari Hb (haemoglobin) yang rendah pula. Hal ini berarti kandungan oksigen dalam darah juga rendah, karena Hb ini berfungsi sebagai pengikat atau pembawa oksigen saat darah masuk ke paru-paru.

Pennasia menyembuhkan vertigo, dan tekanan darah rendah dengan cepat. Tekanan darah rendah mengakibatkan seseorang menjadi lesu dan tidak bersemangat. Kepala dan mata terasa berat, mengantuk dan tidak fresh. Hal ini disebabkan kebutuhan oksigen pada otak tidak terpenuhi. Ciri ini mirip dengan beberapa penyakit lain seperti sakit liver/hepatitis dan kekurangan gizi.

Darah rendah yang disebabkan penyumbatan pembuluh darah dikepala, perlu terapi penyembuhan di kepala. Sedangkan darah rendah yang disebabkan lemahnya pompa jantung, perlu terapi penyembuhan jantung.

Wanita yang memiliki darah rendah, biasanya lebih menderita saat datang bulan. Karena saat itu darah makin berkurang dengan peristiwa menstruasi yang dialaminya.

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

Menyembuhkan sakit darah rendah Abd Somad

Dokter hanya menyebut Darah Rendah, dan tidak menemukan penyakit lain.
Padahal terdapat banyak penyumbatan pembuluh darah yang mengakibatkan penurunan berat badan, dan berbagai ganggguan pada penderita di atas.

Pengobatan Asma

Penyakit Asma berasal dari kata “asthma” yang diambil dari bahasa Yunani yang nengandung arti “sulit bernafas”, adalah suatu jenis penyakit gangguan pernafasan khususnya pada paru-paru, yang sering menyebabkan sesak dikarenakan ada penyempitan pada saluran pernafasan disebabkan aktifitas berlebih sehingga terjadi suatu rangsangan tertentu hingga timbul peradangan dan penyempitan pada pembuluh darah dan udara yang mengalirkan oksigen ke paru-paru dan rongga dada.

Pemicu Asma yang umum diantaranya :

  • Menghisap asap rokok dan kayu bakar
    Asap rokok dan kayu bakar mengandung CO2 dan racun dari tembakau yang dapat menyakiti paru penderita asma, sehingga memicu peradangan dan produksi lendir.
  • Menghirup udara berpolusi
    Udara berpolusi mengandung zat-zat berbahaya maupun asap dari knalpot kendaraan bermotor. Ini pun menyebabkan hal yang sama pada penderita asma.
  • Menghirup iritan saluran nafas lain seperti parfum atau bahan pembersih (sabun, desinfektan)
    Parfum maupun bahan pembersih mengandung bahan yang dapat merangsang terbentuknya lendir pada paru. Bagi penderita asma hal ini menyebabkan kekambuhan berulang.
  • Menghirup zat penyebab alergi seperti jamur, debu, atau rambut binatang.
    zat-zat ini juga mengandung bahan kimia atau yang merangsang produksi lendir pada paru yang over sensitif.
  • Infeksi saluran pernafasan seperti batuk, pilek, sinusitis atau bronchitis.
    Hal ini memperparah kondisi asma seseorang dan membuat asma muncul dengan segera.
  • Terkena udara dingin atau panas.
    Perubahan cuaca secara drastis dan mendadak sulit diikuti oleh paru yang sedang sakit, sehingga mudah memicu asma seseorang.
  • Kelelahan fisik atau olahraga.
    Kelelahan mengharuskan paru bekerja ekstra untuk menambah oksigen. Bagi penderita asma, hal ini adalah penderitaan karena paru sedang tidak mampu untuk bekerja lebih keras. Akibatnya, asma menjadi kambuh. SERINGKALI hal ini merupakan gangguan jantung yang tidak disadari oleh penderita asma, dan menganggapnya sebagai sakit asma semata.
  • Menstruasi.
    Sedikit penderita asma yang kambuh karena menstruasi. Bila ini terjadi, juga disebabkan kebutuhan oksigen yang menyebabkan paru bekerja ekstra.

Tanda-tanda dan gejala asma :

  • Nafas pendek
  • Pengetatan pada otot dada atau rasa sakit pada dada
  • Sulit tidur karena nafas pendek, batuk atau nafa sengau
  • Suara sengau atau siulan ketika bernafas
  • Sesak nafas (episode berulang dari mengi) dan dada terasa berat
  • Batuk (dahak bisa saja terbentuk di paru-paru karena batuk tapi sulit dikeluarkan)
  • Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernafasan seperti pilek dan flu
  • Muncul penyakit refluks gastroesofagus (GERD), Rinosinusitis dan Apnea tidur obstruktif
  • Muncul gangguan kecemasan

Bila penyakit asma kronis ;

  • Bertambahnya tingkat keparahan dan frekuensi dari tanda dan gejala asma
  • Turunnya rata-rata maksimum aliran nafas yang diukur oleh peak flow meter, peralatan sederhana yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru anda bekerja.
  • Meningkatnya kebutuhan untuk menggunakan bronchodilator, pengobatan yang membuka jalan nafas dengan mengistirahatkan otot-otot saluran pernafasan.

Pencegahan Asma :

  • Pembatasan pajanan terhadap rokok baik pada saat dalamkan dungan dan setelah lahir, menyusui
  • Peningkatan pajanan terhadap tempat penitipan anak atau keluarga besar
  • Pajanan terhadap binatang peliharaan pada usia dini juga mungkin bermanfaat
  • Pengurangan atau penghilangan senyawa tertentu yang diketahui berasal dari tempat kerja pada orang-orang yang sensitive

Tata laksana atau pengobatan Asma :

  • Modifikasi gaya hidup, menjahui pemicu merupakan komponen kunci dalam meningkatkan kendali dan mencegah serangan.
  • Menyiapkan obat-obatan yang diperlukan, sediakan selalu obat ini dirumah dan bawalah setiap kali berpergian, obat yang digunakan untuk menangani asma dibagi menjadi dua kelas umum yaitu ;
  • Obat pelega nafas cepat yang digunakan untuk menangani gejala akut (obat reliever atau pereda serangan asma yang diberikan saat terjadi serangan asma)

Obat pengendali jangka panjang yang digunakan untuk mencegah perburukan lebih lanjut (obat controller atau pengendali asma yang diberikan setiap hari sebagai pencegah bila serangan asma sudah berat)

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

Ninis. Ponorogo Jatim.
Mahasiswa Unair ini telah menderita asma selama tujuh tahun. Pergaulannya serasa terganggu akibat rasa rendah diri karena sakit sesak napas. Terutama apabila harus berbicara dengan lawan jenis. Timbul kekhawatiran jangan-jangan nanti dijauhi teman-temannya. Kekhawatiran seperti ini tidak sepenuhnya salah, sebab sebagian masyarakat memang masih menganggap penyakit asma ini dapat menular dan tidak dapat disembuhkan.

Pemuda ini menunjukkan gangguan kuat pada diafragma perut dan penurunan elastisitas otot punggungnya. Meski pun cukup rumit, namun setelah tujuh kali perawatan, penyakit asma ini dapat disembuhkan.
Pasien ini sebelumnya harus menjalani pengobatan asma dan menghabiskan 50 (lima puluh) butir obat setiap minggu ini, kini dapat tidur dengan nyenyak dan tak memerlukan pil lagi. Kalau sebelumnya dia harus menelan pil, agar tidak kambuh saat menghadap atasan, kini dia dapat berbicara dengan tenang.

Istyanti. Sidoarjo.
Ibu muda ini datang ke PENNASIA dalam keadaan pucat dan terengah-engah. Sakit asmanya muncul secara tiba-tiba dan kondisinya cukup berat. Gangguan terdeteksi pada otot dada dan penurunan elastisitas otot punggungnya. Setelah ditangani kondisinya langsung membaik.
Kehadiran berikutnya hanya merupakan penyempurnaan dari kasus tersebut. Untuk mencapai kondisi yang cukup baik, normalisasi yang diperlukan ibu ini kurang lebih sebanyak 4 kali.

Pengobatan rematik

Perbedaan Antara Osteoarthritis dan Osteoporosis

Sesuai pertambahan usia, pada orang tua akan terjadi kerusakan pada tulang rawan sendi. Selain faktor usia, ada juga faktor lain yang dapat mempercepat proses kerusakan. Misalnya berbagai infeksi, trauma, aktifitas yang tinggi atau berat badan berlebih. Jika terjadi kerusakan, maka secara bertahap tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata, akibatnya terjadi gesekan antara tulang dengan tulang sehingga menimbulkan nyeri.

Kerusakan pada tulang rawan mengakibatkan gerakan sendi tidak lagi mulus. Ujung-ujung tulang bertemu dan bergesekan satu sama lain. Kerusakan tulang rawan merangsang pertumbuhan tulang baru di dalam sendi yang dikenal dengan osteofit. Dengan adanya osteofit, nyeri bertambah parah, dan tentu saja aktifitas terganggu. Untuk menentukan ada tidaknya pengapuran pada sendi, selain melakukan pemeriksaan fisik, dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang,misalnya saja melakukan foto rontgen. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui kondisi dan memperkirakan derajat kerusakan sendi.

Pengobatan untuk mengatasi pengapuran sendi, tergantung kepada derajat nyeri atau kerusakan sendi. Pada nyeri yang ringan mungkin cukup diberi obat-obat penghilang rasa nyeri yang ringan seperti parasetamol, bila nyerinya berat dan terjadi komplikasi lain seperti penimbunan cairan radang pada rongga sendi maka harus segera ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

 

Apa itu Pengeroposan Tulang?

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mendefinisikan osteoporosis sebagai penyakit tulang keropos, karena pada sebagian besar penderita osteoporosis, massa tulangnya berkurang atau mengalami penyusutan. Hal ini terjadi karena persediaan kalsium didalam tulang berkurang sehingga menyebabkan tubuh mengambil kalsium dari tulang dan lama kelamaan tulang menjadi keropos, sehingga tulang menjadi tidak kuat menahan beban berat. Bahkan, benturan ringan sekalipun dapat menyebabkan patah tulang.

Penderita osteoporosis masih dapat melakukan aktivitas fisik, meski dengan beban yang terkontrol alias tidak terlalu berat. Mereka yang mengidap penyakit ini dapat melakukan senam khusus osteoporosis yang bertujuan untuk membiasakan tulang tubuh menahan beban dan penguatan  otot.

Selain olahraga ringan, juga dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin yang cukup. Asupan vitamin yang diperlukan bagi penderita osteoporosis, antara lain vitamin D, C, B6, B12, dan folat. Sementara mineral yang dibutuhkan antara lain magnesium dan kalsium

 

Perbedaan antara pengapuran sendi (osteoartritis) dengan pengeroposan tulang(osteoporosis) :

  • Osteoporosis kelainannya terjadi pada tulang terutama tulang belakang dan panggul, sedangkan osteoartritis kelainannya terjadi pada persendian terutama persendian penyangga berat badan seperti lutut dan pergelangan kaki.
  • Penderita osteoporosis memerlukan asupan kalsium yang memadai, baik dengan susu berkalsium atau suplemen kalsium, sedangkan pada osteoartritis tidak ada hubungan langsung dengan kebutuhan kalsium, yang diperlukan adalah obat-obat untuk menghilangkan sakit dan vitamin-vitamin untuk sendi misalnya glukosamin.
  • Osteoporosis tidak menimbulkan rasa nyeri pada tulang kecuali sudah terjadi patah tulang, sedangkan penderita osteoartritis akan selalu merasakan nyeri pada sendi saat melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Untuk mengetahui derajat kekroposan tulang dapat dilakukan dengan pemeriksaan yang disebut densitometri tulang atau BMD sedangkan untuk pengapuran sendi dilakukan dengan pemeriksaan rontgen sendi.

Rematik dan pengapuran dapat diobati dan disembuhkan dengan cepat.Pengapuran di daerah lutut dan mata kaki bisa disebabkan oleh penyumbatan, yang mengakibatkan pergantian sel lama dengan sel baru tidak maksimal.

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

Sintong. Surabaya.
Pengusaha ini punya kesukaan yang agak aneh. Kalau orang lain senang melampiaskan kegemaran makan dengan sea food, makanan itali atau makanan khas jepang, tetapi bapak ini tidak. Dia lebih senang makan…..tahu! itu lho, makanan yang terbuat dari kedelai.

Bapak ini sangat faham, dimana tempat yang mempunyai tahu yang enak. Kalau dia dengar ada masakan tahu yang enak, pasti diburunya. Tidak peduli dengan jarak tempuhnya. Namun beberapa bulan terakhir, kegemarannya terganggu karena asam urat yang tinggi. Jalannya harus terpincang-pincang karena engkel kakinya sakit.

Setelah mendapat perawatan dari normalisasi PENNASIA, kegemarannya makan tahu tidak terganggu, dan kakinya tidak sakit lagi. Bapak ini kemudian sering kontrol ke PENNASIA.
“ada apa? apa kambuh asam uratnya?”
“nggak kok, cuma kontrol saja. Supaya makan tahunya tidak terganggu” jawabnya sambil tersenyum.

Kaderi. Surabaya.
Menderita rematik sudah cukup lama. Lututnya membengkak dan untuk berjalan terasa sakit. Keluhan yang disampaikan adalah sudah berbagai upaya yang ditempuh, tapi tidak mampu mengatasi penderitaannya.
Ketika diberitahu oleh saudaranya yang sudah sembuh, bapak ini menemui PENNASIA dengan sikap pesimis. Namun setelah diterapi sebanyak dua kali, kakinya mulai terasa ringan dan membaik. Pada terapi yang ke tiga penderita ini sudah merasa puas dan tidak menderita lagi.

Wiwiek. Surabaya.
Ibu ini menderita sakit rematik dilututnya sudah cukup lama. Hampir setiap hari dia harus naik-turun tangga di rumahnya. Dan setiap kali itu pula dia merasakan sakit di lututnya. Ketika PENNASIA mengisi acara kesehatan di sebuah hotel bintang empat, dia ingin mencobanya.
Normalisasi dilakukan sebanyak tiga kali tanpa menggunakan obat, dan istri dokter spesialis ini tidak lagi merasakan sakit ketika harus naik-turun tangga.

Bambang Gentolet. Surabaya.
Bapak ini setelah sakit kepalanya sembuh, menyampaikan nyeri di bagian lututnya yang juga sudah cukup lama. Akibat kedua sakitnya ini, profesi melawaknya agak terganggu. Untuk berfikir maupun untuk gerakan-gerakan spontan. Sahabatnya yang mengetahui segera membawa ke PENNASIA. Dengan tiga kali perawatan, gangguan sudah bisa dihilangkan.

PENGEROPOSAN TULANG / PENGAPURAN / OSTEOPOROSIS
Muliyadi Surabaya.
Setiap kali turun dari sepeda motornya dia merasakan kakinya sakit dan linu. Dia berobat sudah cukup lama. Dari pemeriksaan dokter yang merawatnya, dia dinyatakan sakit pengeroposan tulang dan sudah difonis harus minum obat selama hidupnya.

Karyawan DLLAJ ini tidak putus asa dan tetap berkeliling mencari upaya kesembuhan pengapuran di lututnya. Akhirnya kesembuhan didapatnya setelah 3 kali terapi di PENNASIA. Dia tidak lagi merasakan kaki dan lututnya linu, meskipun menempuh perjalanan jauh.

Menyembuhkan Alergi Debu dan Gatal

Sembuhkan Alergi Debu

Dan Alergi Gatal-gatal

Pennasia menyembuhkan alergi debu yang mengakibatkan bersin-bersin tiap pagi karena dingin maupun karena debu. Berbagai alergi seperti alergi air dan udara yang mengakibatkan gatal maupun efek yang lain juga bisa sembuh.

Banyak yang menyarankan, agar penderita alergi menjauhi alergennya. Karena dianggap bahwa alergennya yang bermasalah. Padahal permasalahannya, saraf hidung penderita yang over sensitive. Sehingga saran itu tidak mengatasi masalah, dan pasien tetap menderita alergi.

Tubuh penderita alergi menganggap bahwa zat tertentu sebagai bahaya, dan memunculkan reaksi penolakan dengan berbagai sinyal. Padahal bahan itu adalah zat biasa. Jadi istilahnya tubuh oversensitif. Dari sini saja sudah bisa diketahui bahwa tubuh yang bermasalah, dan perlu disembuhkan.

Pennasia menyembuhkan alergi debu dengan menormalkan sensitivitas yang berlebihan itu menjadi normal kembali. Sehingga pasien sembuh dan tubuh dapat mengatasi sumber permasalahannya.

Caranya dengan merangsang saraf tertentu dari tubuh yang terdapat di betis, yang dapat memicu keluarnya alergen yang berlebihan melalui urin. Selanjutnya terapis mengembalikan saraf yang over sensitif agar bereaksi normal kembali terhadap zat yang diannggap alergen. Hasilnya dapat disaksikan pada testimoni dan video di bawah ini.

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

Menyembuhkan sakit alergi debu, bersin dan mendengkur Ny. Lestari

Menyembuhkan alergi udara, alergi air, gatal-gatal, dan nyeri haid

Ny. Arifin. Surabaya.
Dibandingkan dengan penderita yang lain, ibu ini lebih komplit alerginya. Dia menderita alergi gatal terutama saat terkena bedak jenis apa pun, atau membau parfum jenis apa pun. Tentu saja kondisi ini sangat merepotkan, karena sebagai seorang wanita dia sangat ingin memakai bahan-bahan tersebut.
Kasus ini sembuh dengan tiga kali perawatan Penasia. Gangguan saraf yang ditemukan pada saraf hidung, juga pada rusuk kanan bagian ke tiga dan ke empat.

Heru. Surabaya.
Bartender ini mengalami alergi udara / bersin cukup lama. Tiap pagi selalu bersin berkepanjangan, sehingga merasa rikuh/sungkan kepada para tetangga.
Sebelum disembuhkan Pennasia, pengobatan alergi merupakan solusinya untuk meringankan penderitaan. Demikian juga saat berangkat ke hotel tempatnya bekerja, obat-obatan selalu dibawanya.
Pemuda ini sembuh dari alerginya setelah menjalani terapi normalisasi sebanyak empat kali pada bagian hidungnya. Saraf di bagian hidung nya tidak lagi over sensitif. Kini dia tak lagi memerlukan obat setiap hari.
Baik jenis alergi debu atau batuk yang tak kunjung sembuh, keduanya sangat berpotensi menjadi asma. Ada yang mengibaratkan bahwa alergi dengan asma hanya terpisah setipis kain. Lebih jelasnya, bila si penderita tidak segera disembuhkan, sangat riskan untuk menderita asma.

Menyembuhkan Sakit Kepala dan Migrain

Sakit Kepala dan Migrain Sembuh dengan Cepat dan Efisien.

Pennasia menyembuhkan sakit kepala, migrain, vertigo, darah rendah, darah tinggi, gegar otak, stroke, insomnia dengan cepat dan aman. Hanya perlu 3-7 kali terapi penyembuhan, sesuai dengan tingkat berat-ringannya penyumbatan. Penyembuhan alami dan pengobatan alternatif bagi yang ingin sembuh alami.

Migrain adalah sakit kepala sebelah. Bisa sebelah kanan saja atau sebelah kiri saja.
Bisa dikatakan semua orang pernah mengalami sakit kepala. Malah medis mengatakan ada faktor keturunan.

Gejala yang muncul adalah:

  1. Berdenyut-denyut.
  2. sering muncul
  3. kadang disertai mual dan mau muntah
  4. mata berkunang-kunang

Berbagai sakit di kepala disebabkan adanya penyumbatan di pembuluh darah mulai leher hingga kepala. Penyumbatan ini mengakibatkan reaksi yang berbeda. Namun demikian, tidak semuanya bisa dideteksi oleh laboratorium dan hanya bisa diketahui dari rasa yang disampaikan oleh pasien.

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

Menyembuhkan sakit migrain Bambang Gentolet

Djoko. PNS Surabaya.

“Saya sudah mencoba berbagai pengobatan alternatif, agar sakit kepala yang muncul tiap bangun tidur dapat hilang. Namun setiap kali mencoba, sakitnya tetap saja datang”

“Menurut Penasia, terdeteksi adanya pengerasan di bagian occipitalis, yang mengakibatkan gangguan aliran ke berbagai arah di kepala. Saya sembuh dengan dua kali terapi”

Beberapa lokasi pada pasien tersebut sebenarnya juga mengalami penyumbatan, hanya saja gangguan itu bisa dikatakan tidak seberapa. Dari keseluruhan penderitaan yang dirasakan, sumber yang sangat berperanan adalah bagian belakang kepala.

Mayoritas pasien, termasuk penderita di atas menunjukkan adanya gangguan pada bagian belakang kepala dan beberapa di bagian samping.

Normalisasi untuk kesembuhan sakit kepala ini hanya beberapa kali, tergantung tingkat keparahan. Biasanya dengan 2-3 kali akan sudah dianggap sembuh oleh pasien. Meskipun bagi PENNASIA 1-2 kali terapi diperkirakan baru mendapatkan hasil sekitar 60-70 persen perbaikan.

TESTIMONI KESEMBUHAN MIGRAIN
Ny. Priyo Hutomo. Surabaya.

“Saya sering menderita sakit kepala jenis migrain, setiap kali pengobatan sakit migrain selalu mendapatkan dua jenis obat”

“Apabila dengan obat ini masih terasa sakit, silakan minum obat yang satunya” kata dokter. Dan memang selalu obat yang ke dua yang sanggup mengatasinya.

Tentu saja ibu ini tahu, bahwa dia tidak sembuh secara alami, dan mengalami ketergantungan obat sakit kepala dengan dosis yang cukup tinggi. Setelah mengalami dan merasakan cukup lama, selanjutnya dia ingin terbebas dari ketergantungan obat.

Dari wawancara dan sinyal tubuh diketahui bahwa sakit migrainnya terletak pada kepala bagian kiri. Struktur otot bahu dan leher kiri yang mengalami gangguan, berperanan atas terjadinya sakit migrain tersebut.

Ketegangan saraf diatur kembali, sumbatan-sumbatan penyebab sakit kepala dilarutkan dan dihilangkan. Dengan normalisasi 4 kali, sakit migrainnya dapat disembuhkan, ketergantungan obat telah diatasi. Dada yang sering berdebarpun tak lagi mengganggu.

Emmy. Surabaya.
Karena lama dan parahnya, dari wajahnya terpancar kesedihan dan penderitaannya, sebab harus tergantung pada obat dan sering merasakan sakit yang tak kunjung sembuh.
Dari beberapa penyakit yang dideritanya, sakit migrain nya yang paling dirasa menyiksa. Sehingga prioritas utama yang perlu diatasi adalah kasus migrain ini. Setelah menjalani normalisasi sebanyak tiga kali, barulah sakit migrain nya tidak datang lagi.