Archives for September 2022

Pennasia Sleep Therapy

Pennasia Sleep Therapy bisa digunakan untuk meringankan gangguan stress, depressi, susah tidur, migrain, dan sakit jantung ringan. Bila bandel, hubungi Pennasia.

Masalah yang tidak kunjung selesai dan terus dipikirkan, dapat menjadikan sisa pembakaran di otak terus bertambah, dan mengakibatkan kerak di dinding pembuluh darah semakin tebal. Bila ini terus berlanjut, seseorang dapat menjadi stress dan susah tidur.

Pennasia Sleep Therapy
Silahkan download Pennasia Sleep Therapy

Stress ringan dapat disembuhkan dengan rajin melakukan langkah-langkah Pennasia Sleep Therapy. Bila kondisi lebih berat, akan lebih cepat sembuh dengan diterapi bagian kepala langsung di klinik Pennasia.

Stress yang berkelanjutan, bila tidak segera disembuhkan, akan menjadi depressi. Pengalaman Pennasia menyembuhkan depressi, dengan melakukan terapi normalisasi di bagian kepala, dan jantung.

Mengapa demikian? Karena stress yang semula hanya melibatkan otak, bila berlangsung lama, akan memberatkan kerja jantung yang harus mensuplai oksigen secara berlebihan. Sehingga akhirnya jantung mengalami gangguan sejenis aritmia.

Pennasia Sleep Therapy berfungsi mengatur ritme pernafasan dan aliran darah di seluruh tubuh. Menjadikan tekanan darah merata untuk beberapa saat mulai ujung kaki hingga seluruh bagian kepala.

Lakukan dengan sabar dan rutin sebelum terkena penyakit, insya’allah anda akan terhindar dari berbagai penyakit tersebut.

Berbagai Gangguan Miss V

Tidak bisa orgasme, nyeri seksual, kram otot kemaluan, kurang sensitif, miss v gatal, malas berhubungan seks adalah penyebab awal wanita menjadi frigid.

Tidak bisa orgasme. Bisa disebabkan karena faktor kurangnya forplay atau pemanasan. Penyebab ini bisa diatasi oleh pasangan itu sendiri. Saling keterbukaan, dan pengertian tentang apa yang diinginkan pasangannya merupakan langkah awal penyelesaian masalah tersebut. Namun bila penyebabnya karena saraf yang kurang sensitif, maka yang paling efektif adalah terapi Pennasia.

Nyeri saat berhubungan seksual. Merupakan gangguan berikutnya. Penyebabnya adalah kekurangan cairan pelumas pada bagian dalam miss V. Bisa karena kondisi belum siap, belum basah, sedangkan pasangan sudah keburu nafsu. Namun bisa juga karena gangguan kelenjar yang memproduksi cairan tersebut tidak responsif, meskipun itu jarang terjadi. Kelenjar ini terletak disisi miss V.

Gambar rahim

Cara kerja kelenjar tersebut seperti kelenjar saliva air liur pada mulut, yang ketika ada makanan masuk, atau mendengar cerita tentang makanan enak, kelenjar ini lalu bereaksi.
Demikian juga kelenjar pada miss V ini. Ketika panca indera menangkap sinyal adanya suatu rangsangan yang berhubungan dengan urusan seksual, kelenjar ini segera memproduksi lebih banyak, dan membasahi dinding bagian dalam miss V.

Kram otot kemaluan. Penulis pernah menangani pasangan yang mengalami gangguan ini. Sang istri tetap virgin meskipun usia pernikahan sudah berumur 3 tahun. Kram itu selalu terjadi dan tidak bisa ditahan. Sang suami tidak bisa masuk, karena pintu itu benar-benar terkunci.
Dengan 4 kali terapi, kram itu alhamdulillah sembuh. Pasangan itu tersenyum puas pada kehadiran yang terakhir.

Saraf miss V kurang sensitif. Meskipun jarang terjadi, penderita ini mengalami gangguan pada saraf-saraf sensorik yang memonitor dinding miss V nya. Tamu yang masuk tidak terasa menggembirakan, bahkan terasa hambar. Kemungkinan untuk mencapai puncak kegembiiraan tentu juga akan sulit tercapai, bila saraf sensorik yang berhubungan tidak dinormalkan.

Miss V gatal. Beberapa wanita yang akhirnya menjadi pasien Pennasia mengalami kejadian ini. Miss V nya terasa gatal yang luar biasa. Obat-obatan sudah tidak mampu lagi mengatasi hal ini. Bahkan minyak tawon yang dipakai membasahi area sensitif itupun hanya bertahan beberapa saat. Setelah efek panas minyak gosok itu hilang, gatal itu datang lagi. Pasien ini ada yang datang dari Kota Bandung, Kediri maupun Surabaya sendiri.

Karena menurut Dokter Kulit dan Kelamin yang telah dikunjungi, mereka dinyatakan bersih dari bakteri maupun virus, maka penyebab gangguan ini kemungkinan adalah struktur permukaan sel kulit labia mayora maupun labia minora mengalami pergeseran akibat kondisinya kekurangan pelumas saat berhubungan.
Alhamdulillah dengan 4 kali terapi, gatal yang sangat mengganggu itu bisa hilang.

Malas berhubungan seks. Penyebabnya bisa karena faktor psikhologis seperti stress, depressi karena hubungan sosial di rumah, di lingkungan, maupun di kantor. Di Pengobatan Pennasia, stress dan depressi ini, apapun penyebabnya, dapat disembuhkan dengan melakukan terapi pada bagian jantung dan kepalanya. Biasanya dengan 4 kali terapi, hasil positifnya sudah kelihatan.

Malas berhubungan seks juga bisa disebabkan fisik yang lemah, dan mudah lelah. Apabila ini yang terjadi, maka ada kemungkinan organ liver dan jantungnya yang kurang sehat. Dalam hal ini, Pengobatan Pennasia sudah sering menemukan organ jantung dan liver yang tidak sehat, meskipun secara laboratoris dinyatakan tidak ada gangguan. Faktanya, ketika jantung dan livernya dilakukan terapi, kondisi pasien tersebut terlihat membaik secara signifikan.

Belajar Sembuhkan Stroke HNP dan Diabetes

Estimasi penghasilannya sekitar 9 jutaan. Dengan 3 pasien setiap hari, penghasilan anda sebesar 450 ribu per hari, dan 9 juta per bulan. Penghasilan tambahan lumayan, bahkan besar.

Tiada kesuksesan tanpa perjuangan dan pengorbanan

Dengan promosi pribadi melalui berbagai media, plus kami bantu infokan melalui website ini, juga melalui WA blast, maka anda akan mulai dikenal. Bila setiap hari paling tidak anda mendapatkan klien atau pasien stroke 1 orang, pasien diabetes 1 orang, dan pasien HNP 1 orang. Sehingga total harian ada 3 orang pasien.
Bila jasa terapi per penyakit sebesar Rp. 150 rb, maka penghasilan satu hari sebesar 450 ribu.
Bila dalam satu bulan anda mendapatkan pasien hanya 20 hari, maka penghasilan anda adalah 9 juta.

Bagi yang belum bekerja, menyembuhkan orang ini adalah pekerjaan yang bagus, tentu kalau diseriusi. Bagi yang sudah bekerja, pekerjaan tambahan ini juga menghasilkan income tambahan yang besar, tentu juga kalau diseriusi.

Belajar menyembuhkan stroke, HNP/ saraf terjepit dan diabetes adalah profesi mulia dan menghasilkan. Profesi dengan prospek bagus ke depan, karena jumlah penderitanya sangat banyak dan terus bertambah.

Sebagai usaha yang halal dan baik, tentu perlu visi dan perhitungan prospek ke depan juga, Misalnya info berikut, tentang jumlah Warga Sidoarjo yang menderita diabetes melitus (DM) tahun ini, sejak Januari hingga Oktober, tercatat ada sebanyak 46.393 orang. (sumber jawa pos 2021). Itu gambaran jumlah penderita diabetes sebuah kabupaten, yang dapat menjadi gambaran kurang lebihnya pada kabupaten lain.

Contoh lain, Tahun 2018 di Jawa Timur, penderita stroke mencapai 46.248 orang.
Sedangkan angka prevalensi kasus HNP tertinggi adalah  5 dari 20 kasus saraf terjepit per 100 orang dewasa setiap tahun, dan yang paling sering terjadi pada usia 30 hingga 50-an, dengan perbandingan pria dan wanita adalah 2:1.

Prospek menjadi terapis HNP stroke dan diabetes di berbagai kota di Indonesia tentu sangat bagus. Usaha ini halalan thoyyiban. Tidak mudah tergelincir pada sesuatu yang tidak halal. Bahkan pekerjaan ini membawa pahala yang tidak putus.

Yang perlu disadari bagi yang akan memutuskan terapi sebagai profesinya, bahwa semua usaha itu perlu waktu untuk sukses. Kalau hanya untuk makan saja, hanya perlu waktu pendek, tetapi untuk sukses tentu perlu waktu 2-3 tahun dengan kerja yang jujur dan tekun.
Prinsip-prinsip sukses yang telah terbukti di bidang lain perlu diterapkan pula di profesi ini.

Syarat Belajar:

  1. Minimal lulusan SLTA/SMK/Perawat/Bidan.
  2. Serius belajar dan bertujuan menolong orang lain.
  3. Mempunyai tempat strategis untuk praktek, atau bersedia untuk melakukan home care/visit.
  4. Membayar biaya training sebesar 4 jt 2,5 jt. Sudah termasuk penginapan 6 hari, makan 1 kali sehari (untuk peserta luar kota).
  5. Bersedia share 10% penghasilan.

Agar berhasil dan sukses:

  • Peserta training mendapatkan sertifikat keanggotaan yang berbadan hukum.
  • Peserta mendapatkan alat untuk melakukan terapi.
  • Mendapatkan bimbingan untuk sukses di profesi ini bagi yang aktif konsultasi.
    Silahkan chat via WA yang tersedia atau 081.331.551.900 semoga bermanfaat dan barokah.

Testimoni Kesembuhan Berbagai Penyakit Dalam

Sembuhkan Penyakit Dalam

SAKIT KOMPLIKASI

Dalam banyak kasus, seseorang bisa menderita banyak penyakit. Biasanya penderita sakit liver juga berpenyakit maag. Sebaliknya, penderita sakit maag dalam jangka panjang akan sakit liver juga. Penderita sakit jantung biasanya sakit maag juga, karena efek obat jantung dan seterusnya.
Paling aman memang ke Penyembuhan Pennasia, yang memang tidak menggunakan obat-obatan dalam menyembuhkan. Bahkan memang disukai oleh para pasien karena Menghindari Ketergantungan Obat.

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

SAKIT JANTUNG
Riyadi. Jember.
Bapak ini merasakan mudah terkejut pada berita-berita yang sebenarnya biasa saja bagi orang lain. Juga dadanya selalu berdebar setiap kali bangun tidur. Keluhan serupa banyak disampaikan oleh penderita lain. Gangguan saraf dan penyumbatan jalan darah pedagang elektronik ini terdapat pada daerah sekitar uluhati dan rusuk kiri, ke lima dari atas.
Sakit jantung, normalisasi pada bagian dadanya menggunakan alat SIPUT bagian HEAD, HOOK maupun TAIL. Dibantu alat BASA, CAKRA bagian TORSI, ARCO maupun ARFA. Sedangkan bagian punggungnya menggunakan alat CITRA dan dibantu dengan alat BASEM.
Setelah mendapatkan normalisasi PENNASIA, ketika kembali ke Jember mendapat berita kecelakaan. Saudaranya merasa heran karena bapak ini tidak menunjukkan keterkejutan lagi.

Sumarsono. Surabaya.
Merasakan dadanya mudah berdebar-debar ketika mendengar truk / tronton lewat di dekat kantornya. Pegawai yang bekerja di Tanjung Perak ini merasa kesulitan dengan kondisi nya. Apalagi memang kantornya berdekatan dengan lalulintas kendaraan besar.
Dokter menyatakan bahwa dia memang menderita dan memberikan pengobatan sakit jantung. Tanpa setahu dokter nya, dia juga menjalani normalisasi PENNASIA. Setelah terapi normalisasi sebanyak dua kali, dokter menyatakan jantungnya sudah baik. Tetapi pasien ini masih merasakan jantungnya berdebar ketika ada truk lewat samping kantornya.
Setelah mendapat normalisasi lanjutan sebanyak tiga kali, dia tidak lagi merasakan gangguan pada dadanya. Meskipun ada truk yang melewati sebelah kantornya. Pennasia memang sangat efektif menyembuhkan sakit jantung.

Budi. Surabaya.
Menderita sakit jantung dan menjalani opname selama beberapa hari. Setelah pulang, pasien ini menjalani pengobatan jantung namun berjalan pun masih tersengal-sengal, bahkan hanya untuk berjalan beberapa langkah saja. Ketika konsultasi dengan spesialis jantung yang selama ini merawatnya, pengusaha ini diberi alamat PENNASIA.

Wiraswastawan ini berpikir praktis ‘kalau dokter jantung memberi alamat kepada saya untuk merawatkan jantung, pasti ini bagus’ katanya. Tanpa menggunakan obat sama sekali pasien ini membaik dengan tujuh kali normalisasi. Pada perawatan yang ke tiga, bapak ini sudah mengendarai sepeda motor dan tidak merasakan gangguan apapun.

Dokter yang merawat pengusaha ini menyatakan kondisi jantungnya bagus, dan tidak tahu kalau obat nya sama sekali tidak diminum. Normalisasi Pennasia senantiasa berpihak pada apa yang dirasakan pasien dan bukan semata-mata melakukan penyembuhan, atas dasar pemeriksaan alat-alat medis saja.

MENYEMBUHKAN SAKIT USUS BUNTU

MENYEMBUHKAN SAKIT THYPUS
Raka. Surabaya.
Anak usia 3 tahun ini sering keluar masuk rumah sakit akibat tipesnya yang sering kambuh. Tiga hari setelah opname yang terakhir, anak ini dibawa ke tempat praktek kami. Wajahnya terlihat menderita dan lelah. Tubuhnya kurus karena susah makan dan baru keluar dari rumah sakit. Bibirnya pecah-pecah karena sariawan.
Ketika kami raba bagian perutnya, terasa panas menunjukkan tipesnya belum sembuh. Namun diperbolehkan pulang dari rumah sakit, karena pemeriksaan laboratorium sudah menunjukkan kesembuhan. Rasa panas yang berlebih dari tubuh kita, menunjukkan adanya infeksi di suatu lokasi.
Setelah enam kali normalisasi, anak ini tidak pernah lagi opname ke rumah sakit, dan tetap sehat. Anak ini semakin pintar saja. Ketika suatu saat merasa ada gangguan di tubuhnya, dia bisa mengatakan ‘Ma, ke Pak Azis yuk, Raka badannya agak sakit’

MENYEMBUHKAN SAKIT LIVER
Priyo. Surabaya.
Pengusaha ini menderita sakit liver sudah bertahun-tahun dan harus selalu minium obat untuk mempertahankan kondisinya. Itupun SGPT dan SGOT nya masih di atas ambang batas normal. Setelah mendapatkan perawatan PENNASIA sebanyak 4 kali, bapak ini merasakan tubuhnya membaik. SGPT dan SGOT nya pun berada pada angka normal meskipun tidak minum obat-obatan lagi.
Perlu diketahui bahwa mulai terapi yang pertama, bapak ini sudah langsung meninggalkan obat. Juga seperti yang dialami oleh pasien ini.
Tri Oka. Sidoarjo.
Pegawai negeri ini bahkan pernah mengalami masa-masa kritis. Sahabatnya membesuk dan menganjurkan agar segera ke PENNASIA. Hari berikutnya kepala sekolah ini mendapatkan perawatan. Meskipun mendapat fasilitas gratis pembelian obat-obatan, bapak ini lebih suka sehat alami dan melepaskan diri dari ketergantungan obat. Terapi yang dilakukan sebanyak + 3 kali.

Evanto. Jakarta.
Pengusaha ini sejak muda merasa mudah lelah. Apalagi setelah punya istri. Setiap melaksanakan kewajibannya sebagai suami, tubuh rasanya lunglai, bahkan sampai pagi tetap belum pulih staminanya. Pemeriksaan laboratorium tidak menunjukkan kelainan pada organ livernya,
Dari kondisi tersebut, PENNASIA tetap berpendapat bahwa livernya tidak baik karena proses metabolisme tidak maksimal. Setelah kita normalisasi 3-4 kali, pengusaha ini merasa bahwa kondisinya sudah membaik. Hubungan suami istri tidak menjadikannya kelelahan lagi. Kelelahan pun cepat pulih kembali.
Mayoritas pasien, pada kasus tunggal, merasakan tubuhnya membaik setelah tiga kali terapi. Bagi yang menjalani tes laboratorium, angka hasil pemeriksaan menunjukkan, bahwa kondisi pasien berada dalam keadaan normal.

MENYEMBUHKAN SAKIT GINJAL
Sastro. Madiun.
Tubuhnya serasa sakit semua, pinggang sakit dan tidak ada nafsu makan. Sempat terucap apakah dia sudah akan meninggal dan apakah sakitnya masih bisa disembuhkan.
Pertama kali dirawat oleh PENNASIA, esoknya tubuhnya langsung terasa membaik. Terapi berikutnya hanya merupakan proses penyempurnaan untuk mencapai kesembuhan yang lebih baik.
Kuswari. Surabaya.
Menderita sakit ginjal selama 6 tahun. Karena faktor biaya, pengobatan tidak dia jalani. Selama itu pula penderita ini menjadi bahan tertawaan teman-temannya. Masalahnya setiap kali akan berdiri, penderita ini harus merayap-rayap menghindari sakit di bagian pinggangnya.
Dengan perawatan yang seksama PENNASIA hanya memerlukan empat kali normalisasi. Bp. Kuswari merasakan tubuhnya membaik dan tidak lagi merayap-rayap bila bangun dari duduknya.
Ermanu. Surabaya.
Saat datang ke tempat praktek, penderita ini mengalami pembengkaan pada bagian wajah, jari-jari tangan dan kakinya. Berbagai obat dan jamu sudah dicobanya, tetapi ternyata kurang berhasil.
PENNASIA mendeteksi kondisi ginjalnya, ternyata ginjal penderita ini tertekan dan membengkak dan tidak pada posisinya yang normal. Dengan dua kali terapi normalisasi bengkak pada wajah dan jarinya mulai menghilang. Kondisinya benar-benar baik setelah enam kali terapi normalisasi, tanpa obat.

Normalisasi untuk mencapai kondisi baik, + tiga kali, untuk sakit ginjal tingkat sedang. Parameter kesembuhannya, pasien merasakan gejala dan keluhan sakit menghilang. Untuk pemantapan, pasien dipersilakan memeriksakan diri di laboratotium.

MERAWAT DIABETES
Sumaiyah. Jombang.
Penderita diabetes ini merasakan seluruh tubuhnya gatal-gatal, muncul bintik-bintik di seluruh tubuhnya. Ke dua kakinya terasa panas dan kesemutan. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar gula dalam darahnya sebesar 400 bahkan pernah 600. Melihat kondisinya yang mengenaskan, keluarga yang membesuk banyak yang menangis seakan mereka tidak akan bertemu lagi.
Normalisasi untuk penderita ini dilakukan bertahap. Pada terapi yang ketiga kali, pasien ini merasakan panas dan gatal pada kakinya berangsur hilang. Perawatan berikutnya berhasil menghilangkan gatal-gatal di seluruh tubuhnya. Demikian juga kulitnya mulai berangsur membaik. Alat yang digunakan untuk perawatan adalah VASSI bagian SPIN dan CITRA bagian TARSA.
Setelah terapi yang ke sepuluh kali, pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar gulanya mendekati normal. Hanya saja ibu ini tetap melakukan diet yang cukup ketat agar kondisinya tetap baik.
Sunarti. Surabaya.
Ibu ini menderita gangguan mata setelah menderita diabetes. Matanya mulai kabur dan pandangannya kurang jelas. Hal ini menunjukkan bahwa saraf di bagian matanya terganggu akibat endapan gula yang terbawa oleh aliran darah ke bagian tersebut. Setelah tiga kali normalisasi, matanya mulai terasa terang kembali.
Sakit diabetes ini memang sakit yang paling merepotkan. Kadar gula dalam darah yang berlebih ini beredar ke seluruh tubuh. Bagian-bagian yang lemah atau strukturnya kurang baik, mengalami gangguan akibat masuknya gula dalam jumlah banyak dan terus menerus.
Bagian yang strukturnya kurang baik akan terjadi pengendapan. Pada daerah kaki hal ini mengakibatkan efek yang beragam. Kaki terasa berat, kesemutan atau panas. Bahkan ada bagian-bagian yang menghitam akibat endapan gula ini menghalangi proses pergantian sel.

MENYEMBUHKAN SAKIT DIARE
Suparman. Surabaya.
Menderita sembelit sudah lama. Ketika dirawat sebuah RSU di Surabaya, berbagai obat sudah diberikan kepadanya. Tetapi tidak ada yang mempan dan tetap susah buang air besar. Akhirnya oleh dokter diberikan obat pamungkas. Bapak yang sudah berusia 60 an ini akhirnya bisa buang air besar, tetapi menderita diarhea yang tidak kunjung sembuh.
Menurut beliau ke tujuh dokter yang merawatnya, termasuk profesornya sampai bingung mengatasi hal ini. Selama beberapa bulan, selain diarhea pada siang hari bapak ini mengalami diarhea antara 7 – 15 kali tiap malam.
“Saya lebih baik mati saja dari pada harus menderita seperti ini. Saya harus kesakitan tiap malam dan tidak bisa tidur”
Penderita ini sembuh dengan 4 kali normalisasi PENNASIA. Alat yang digunakan adalah TANDUK dengan bagian GASTRO dan GASTRIN, alat VASSI dengan bagian SPIN dan alat SIPUT bagian TAIL.

MENYEMBUHKAN SAKIT SEMBELIT
Ny. Makruf. Surabaya.
Setelah keluhan utama, sakit jantungnya membaik, ibu ini menyampaikan bahwa dia mengalami susah buang air besar setelah menjalani operasi ambeien.
Selama tiga tahun, setiap hari ibu ini harus menggunakan obat pencahar untuk buang air besar. Karena sudah berulangkali mencoba tanpa pencahar tidak berhasil, ibu ini menganggap bahwa itu suatu kewajaran akibat operasi ambeien.
Ibu ini dapat buang air besar dengan normal setelah kami rawat 4 kali normalisasi. Kemungkinan kasusnya, saraf dan otot sekitar operasi ambeien ikut melemah akibat obat bius waktu itu, dan tidak segera pulih.
Dengan sistim abrasi, penurunan elastisitas otot-otot penunjang di daerah itu diperbaiki. Aliran darah di lancarkan dan elastisitas usus besar dinormalkan. Alat yang digunakan adalah VASSI, TANDUK dan SIPUT.

Tumor Kanker dan Paliatif

Pertama kali penulis menangani kanker ganas pada tahun 1994. Harapan hidup penderita menjadi lebih panjang, dan yang paling menggembirakan adalah rasa sakit yang menyiksa dan berkepanjangan dapat teratasi.

Pernah juga kami menangani pasien yang tersiksa berhari-hari dan tidak bisa tidur, karena kanker sudah metastase dan menyerang ke organ-organ lain. Obat-obatan pereda nyeri sudah maksimal namun siksaan tetap tidak mereda.
Alhamdulillah dengan beberapa kali terapi penderita segera bisa tidur. Sampai keluarga yang menunggu di rumah sakit menyampaikan kegembiraannya.

Bagaimana Pennasia bisa meredakan rasa nyeri dan memberikan harapan hidup lebih panjang? Hal ini karena cara kerja Penyembuhan Pennasia menggunakan alat-alat yang dapat menekan dan mengganggu pergerakan maupun pertumbuhan akar kanker yang menyebar.

Tumor 1

Ujung-ujung akar yang menyebar ini ketika mulai mencengkeram saraf sensorik dan saraf perifer akan menimbulkan rasa sakit. Semakin kuat dia mencengkeram, semakin sakit penderitanya.

Menurut pengalaman pasien kanker stadium 4, terapi yang dilakukan Pennasia mampu bertahan berhari-hari dalam menghilangkan rasa sakit. Sedangkan obat yang dia minum hanya bertahan beberapa jam saja.

Penderita tumor dan kanker pada stadium dini 1-2 akan mempunyai harapan kesembuhan lebih tinggi.
Salah seorang penderita tumor payudara, yang pada saat datang (tahun 2010) kondisi payudaranya membesar, memerah dan panas, saat ini  (3 September 2022) masih sehat, dan baik-baik saja. Hal ini karena terapinya sampai kondisinya membaik, dan sesekali kontrol ke Pennasia.

Silahkan tanya
Perlu bantuan?
Scan the code
Mohon sabar.
Mungkin sedang handle pasien.