Pengobatan Jantung

Pengobatan jantung koroner

Serangan pada jantung koroner menyebabkan kematian bagian otot jantung yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah. Pasokan darah biasanya hilang, karena arteri koroner yang mengirim darah ke otot jantung, mengalami penyumbatan (trombosis koroner). Jika beberapa otot jantung kolaps, pasien mengalami nyeri dada dan ketidakstabilan listrik pada jaringan otot jantung.

Istilah lain untuk serangan jantung adalah infark miokard, atau infark jantung atau trombosis koroner (Infark adalah proses dimana suatu area dari jaringan yang mati disebabkan oleh hilangnya suplai darah). Pasokan darah ke jantung juga dapat berkurang jika arteri tiba-tiba menyempit, seperti saat kejang.

Menurut Assosiasi Jantung Amerika:
1. Selama serangan jantung, otot jantung yang kehilangan suplai darah mulai menderita cedera.
2. Banyaknya kerusakan terjadi tergantung pada jumlah area yang disuplai oleh arteri yang tersumbat, serta lamanya waktu antara cedera dan pengobatan.
3. Menyembuhkan otot jantung yang cedera, caranya dengan membentuk jaringan parut. Proses penyembuhan memerlukan waktu beberapa minggu.
4. Meskipun cedera parah pada bagian jantung, bagian lain organ tersebut tetap bekerja. Namun, bagian dari jantung telah cedera tersebut, itu mungkin akan menjadi lemah dan tidak akan memompa darah sebanyak seperti dulu.

Apa saja gejala serangan jantung?

  1. Nyeri dada ringan-berat.
    Penelitian yang oleh JAMA Internal Medicine menyebutkan, bahwa seperlima dari wanita dibawah 55 tahun terkena serangan jantung, tetapi tidak mengalami nyeri dada.
  2. Nyeri dada
  3. Dada tidak nyaman
  4. Sesak napas
  5. Batuk.
  6. Mual.
  7. Muntah.
  8. Pusing.
  9. Wajah lebih gelap.
  10. Ketakutan, bahwa hidup Anda tidak lama lagi
  11. Merasa benar-benar mengerikan (perasaan umum).
  12. Gelisah.
  13. Pasien gerah dan berkeringat.

Apabila Anda mengalami gejala tersebut, atau melihat orang lain seperti itu, segera ke Pennasia terdekat.

Saat seseorang mendapat serangan jantung, biasanya merasa nyeri di dada. Rasa sakit kemudian menjalar ke leher, rahang, telinga, lengan, dan pergelangan tangan. Rasa sakit juga bisa menjalar ke tulang belikat, punggung, dan perut.
Perubahan posisi, beristirahat atau berbaring sering tidak mengurangi rasa sakit.

Kadang rasa sakit terus-menerus, tetapi kadang-kadang datang dan pergi. Penderita menggambarkan rasa sakit seperti tertekan, terjepit, atau diremas di dalam dada. Rasa sakit bisa berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam.

Serangan jantung tak terduga.
Seseorang dengan diabetes, dan / atau orang-orang yang berusia di atas 75 mungkin mengalami “serangan jantung tak terduga”, bahkan tanpa ada rasa sakit sama sekali. Serangan jantung dengan rasa sakit lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Menyembuhkan sakit jantung koroner Bu Tituk
Mantan penderita jantung koroner lain yang telah sembuh dan bersedia dihubungi pembaca adalah Bp.Mustari. Hp.081.249.353.235

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 1 banding 5 merupakan serangan jantung ringan tidak terduga. Sehingga sebenarnya banyak orang yang sudah menderita kerusakan otot jantung yang tanpa sadar dan tanpa perawatan preventif.

Apabila ingin terhindar dari serangan jantung, ikutilah program preventif atau member bergaransi di Pennasia. Bisa anda lihat pada halaman depan dari web ini.

Sumber: Pennasia
www.SembuhAlami.com

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *