Penyakit Jantung Lemah

Penyakit Lemah Jantung

Ciri-ciri lemah jantung: Berjalan sebentar sudah terengah, badan tidak fresh, muka pucat, mudah lelah dan sesak nafas. Sering tidak terdeteksi lab. mirip penderita liver.

Semakih banyak saja penderita lemah jantung yang datang ke tempat praktek saya. Melihat kondisinya, otot jantungnya melemah, namun tidak terjadi penyumbatan pada pembuluh koronernya.

Penderita merasa badannya lemah, terengah-engah dan dibawa ke UGD. Disana hanya diberi oksigen dan setelah 4 jam menggunakan oksigen, pasien dipersilakan pulang. Demikian terjadi berulang-ulang.

Penderita lain juga merasa badannya lemah sudah selama 4 tahun. Pemeriksaan dokter dengan berbagai alat selalu menghasilkan kesimpulan “Anda tidak apa-apa”. Demikian juga beberapa penderita yang lain.

Sebenarnya apa yang terjadi? mengapa alat tidak mampu mendeteksinya? Anda dapat memahaminya bila sudah membaca Si La Ra di halaman depan.
Selain itu juga karena ritme detaknya tetap baik, maka grafik-nya juga tetap terlihat baik. Karena tidak ada penyumbatan pada pembuluh koroner, maka juga tidak perlu dipasang ring. Apalagi by-pass jantung.

Namun demikian, penderita sering lelah mendadak, sesak nafas, bahkan bisa pingsan. Bila tidak tertolong, bisa meninggal dunia. Pasien ini harus sering diterapi, meskipun sudah merasa baikan. Sebab meskipun membaik, jantungnya bisa ‘ngadat’ secara tiba-tiba.

Menyembuhkan sakit jantung lemah dan komplikasi Ny. Rahma

Menyembuhkan sakit jantung bengkak / lemah

Jantung yang otot-nya melemah bisa karena telah terforsir dalam jangka panjang. Bisa karena sering kerja cepat dan tergesa=gesa. Bisa juga karena berat badan yang berlebihan. Sifatnya bervariasi dan tidak sama bagi tiap penderita.

Di Pennasia, gangguan ini jelas terdeteksi. Pada permukaan dada sebelah kiri, ada bagian yang menunjukkan bahwa jantungnya sedang menderita. Kadang bahkan membengkak, selain mengalami lelah jantung.

Dengan beberapa kali terapi dan saran yang sesuai dengan kondisi spesifik tiap pasien, perbaikannya terlihat sangat jelas. Pasien tidak lagi menggunakan oksigen, wajahnya lebih memerah dan tidak pucat. Kegiatan juga mulai normal.

Sumber: Pennasia
www.SembuhAlami.com

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *