Penyembuhan Narkoba

Penyembuhan Narkoba

Kecanduan narkoba selalu menyerang psikis dan┬átubuh, dimana tubuh tidak dapat berhenti untuk mengkonsumsi obat-obatan terlarang, meskipun itu berakibat fatal terhadap tubuh. Saat seseorang telah kecanduan, mereka tidak dapat┬ámengkontrol penggunaan obat terlarang tersebut, dan tidak dapat fokus dalam melakukan kegiatan lainnnya, sehingga mereka selalu bergantung pada obat – obatan terlarang tersebut.

Efek narkoba menyerang pada otak, jantung, paru, liver, dan ginjal. Akumulasi pada otot menyebabkan tubuh terasa sakit semua, karena tubuh kekurangan energi. Cara hisap dan suntik mempunyai efek berbeda.

Penyembuhan narkoba oleh terapi Pennasia bisa dilakukan pada organ yang sudah terkena efeknya. Mungkin satu organ penting, atau beberapa organ yang perlu dibersihkan, dan direfresh kembali.

Narkoba jenis hisap langsung menyerang paru-paru, masuk ke jantung dan beredar ke seluruh tubuh. Sehingga kemungkinan besar jantung dan paru-parunya terkena dampak yang paling besar. Penyembuhannya dengan melakukan terapi dan pembersihan pada jantung dan paru-paru penderita.

Sedangkan narkoba dengan cara suntik langsung beredar ke seluruh tubuh, dan diproses oleh liver dan ginjal. Sehingga kemungkinan livernya yang terkena dampak paling besar, karena biasanya ginjal lebih kuat. Penyembuhannya dengan melakukan terapi dan pembersihan pada liver dan ginjal penderita.

Namun demikian, pemakaian jangka panjang tidak lagi memperdulikan organ mana yang terkena terlebih dahulu. Semua organ sudah terkena dampak dan akumulasi narkoba. Dari semua organ yang kami sebutkan di atas, otaklah yang paling lemah, sehingga bisa dikatakan setelah pemakaian beberapa kali, otak seseorang mulai dikendalikan oleh efek obat ini. Terapi penyembuhan pada otak tentu yang paling penting.

Rasa lemah dan sakit pada otot dan persendian juga merupakan energi yang disebabkan oleh narkoba. Otot dan sendi ini juga perlu terapi bila sudah terkena efek sampingnya.

Perusakan generasi muda di negara berkembang oleh negara maju dapat dilakukan dengan cara pembiaran, pelonggaran dan meringankan hukuman bagi para bandar dan pengedar dengan suap, tekanan politik, tekanan ekonomi, dan dalih HAM maupun sejenisnya.

Negara yang sadar akan ketertinggalan, pentingnya generasi muda dan masa depan bangsanya memberikan hukuman berat bagi perusak otak gerenerasi muda.

Sedangkan negara dengan para pemimpin yang lemah, korup, mudah disuap, gampang ditekan, ditakut-takuti, dan dikendalikan, memberikan keringanan pada para pengedar dan bandarnya. Penegakan hukum hanya pada pengedar kecil, dan sekedar kepantasan saja.

Sumber: Pennasia
www.SembuhAlami.com

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *