Sembelit

SEMBELIT

Kata sembelit berarti “tertundanya perjalanan tinja”, tetapi hal tersebut cenderung diinterpretasikan lain. Misalnya, ada yang mengartikan sembelit sebagai buang air besar yang tidak teratur.

Ada yang berpendapat bahwa sembelit terjadi jika tinja sukar dikeluarkan ketika sedang buang air besar. Ada pula yang mengatakan bahwa sembelit terlihat pada tinja yang berwarna pucat sekalipun tidak ada kesulitan ketika buang air besar.

Tidak ada yang tepat dari semua ini. Sembelit yang sesungguhnya hanya dapat didiagnosis dalam hubungannya dengan buang air besar normal bagi seseorang. Batasan normal itu sangat luas, dari buang air dua tiga kali seminggu sampai tiga kali sehari. Sejauh kita sehat dan semua fungsi tubuh bekerja dengan normal, maka bagian seluruh tubuh juga normal.

Dalam hal ini makanan jelas memegang peranan. Tinja adalah sisa-sisa makanan yang dicerna (serat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan protein), bakteri mati dan sekresi dari usus, serta air. Banyaknya tinja tergantung dari jumlah serat yang dimakan.

Makanan yang terdiri dari banyak sayuran menghasilkan 13 ons tinja per hari, sedangkan perut yang kosong hanya menghasilkan kurang dari 1 ons. Anak-anak cenderung menghasilkan lebih banyak tinja daripada orang dewasa.

Keras lembeknya tinja ditentukan oleh jumlah air. Selama proses pencernaan, air terus diperas dari bahan makanan yang masuk ke dalam usus untuk diteruskan kembali sebagai suplai tubuh. Dari lambung ke usus halus, makanan memerlukan waktu 4-6 jam.

Di dalam usus halus makanan yang sudah berupa bubur ini tinggal selama 5 jam, kemudian diteruskan ke usus besar dan tinggal disini selama 24 jam. Di usus besar makanan mengering. Semakin lama tertahan dalam usus besar, makanan menjadi semakin kering.

Akibatnya, tinja menjadi keras dan timbul rasa nyeri ketika buang air besar. Bila orang menahan keinginannya untuk buang air besar, tinja akan menjadi kering dan keras, maka terjadilah apa yang disebut sembelit.

Dalam beberapa kasus, sembelit dapat juga diakibatkan oleh penyumbatan usus karena adanya tumor. Hal ini sering terjadi pada anak-anak di bawah 1 tahun. Adanya tumor dalam usus umumnya ditandai dengan tinja yang lengket dan kehitaman.

Penyakit-penyakit yang juga ditandai dengan sembelit dalam arti sebenarnya antara lain adalah miksedema (kelenjar gondok tidak bekerja dengan baik); gangguan pada susunan saraf pusat; orang yang menderita depresi berat. Meskipun agak jarang, ada pula sembelit yang dialami oleh bayi, dikenal dengan penyakit “megakolon”, ditandai ukuran usus besar yang terlalu besar sebagai pembawaan sejak lahir. Sembelit dapat juga merupakan gejala yang menyertai penyakit kejiwaan.

Dalam banyak kasus, penderita yang tidak teratasi dengan berbagai obat-obatan, ternyata mempunyai usus yang lemah dan tak mampu mendorong tinja yang seharusnya dibuang. Ini dapat diketahui dengan ‘hanya’ merabanya dari luar.

Dengan terapi yang tepat, kasus ini sudah sering diselesaikan dengan cepat. Penggunaan obat pencahar yang berlebihan dapat membahayakan, dan mengakibatkan diarrhea yang tak kunjung sembuh.

Disarankan untuk tidak banyak meminum obat pencahar untuk mengatasinya, sebaiknya perbanyaklah makan makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan, sayur-sayuran segar, roti dan zat cair yang cukup.

Dengan memenuhi anjuran tersebut dapat dipastikan dalam waktu tiga minggu, buang air besar akan kembali normal dan tidak diperlukan lagi obat pencahar. Selama masa penyesuaian, perut mungkin akan terasa tidak enak dan kembung. Ini disebabkan karena usus sedang belajar untuk menguasai control dirinya lagi.

Selain menjamin terbentuknya tinja yang besar tetapi lunak dan buang air besar juga lancar, makanan berserat mengurangi resiko timbulnya berbagai macam penyakit.

Pennasia mengatasi kasus ini dengan mengagumkan. Pasien terperangah dengan hasilnya, dibandingkan upayanya menggunakan obat-obatan. Lebih lengkap silakan baca di berbagai testimony.

This entry was posted in Sakit bagian anus. Bookmark the permalink.

One Response to Sembelit

  1. anis says:

    thx infonya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>