Pengobatan Asma

Penyakit Asma dapat disembuhkan dalam waktu 2 pekan, kurang lebih 10 kali terapi. Baik itu yang bersifat keturunan maupun Asma yang muncul baru.

Ciri sesak nafas karena asma adalah:
1. Terpicu karena asap rokok.
2. Bau yang menyengat.
3. Perubahan cuaca.

Asma berasal dari kata “asthma” yang diambil dari bahasa Yunani yang nengandung arti “sulit bernafas”, adalah suatu jenis penyakit gangguan pernafasan khususnya pada paru-paru, yang sering menyebabkan sesak dikarenakan ada penyempitan pada saluran pernafasan disebabkan aktifitas berlebih sehingga terjadi suatu rangsangan tertentu hingga timbul peradangan dan penyempitan pada pembuluh darah dan udara yang mengalirkan oksigen ke paru-paru dan rongga dada.
Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

Pemicu Asma yang umum diantaranya :

  • Menghisap asap rokok dan kayu bakar
    Asap rokok dan kayu bakar mengandung CO2 dan racun dari tembakau yang dapat menyakiti paru penderita asma, sehingga memicu peradangan dan produksi lendir.
  • Menghirup udara berpolusi
    Udara berpolusi mengandung zat-zat berbahaya maupun asap dari knalpot kendaraan bermotor. Ini pun menyebabkan hal yang sama pada penderita asma.
  • Menghirup iritan saluran nafas lain seperti parfum atau bahan pembersih (sabun, desinfektan)
    Parfum maupun bahan pembersih mengandung bahan yang dapat merangsang terbentuknya lendir pada paru. Bagi penderita asma hal ini menyebabkan kekambuhan berulang.
  • Menghirup zat penyebab alergi seperti jamur, debu, atau rambut binatang.
    zat-zat ini juga mengandung bahan kimia atau yang merangsang produksi lendir pada paru yang over sensitif.
  • Infeksi saluran pernafasan seperti batuk, pilek, sinusitis atau bronchitis.
    Hal ini memperparah kondisi asma seseorang dan membuat asma muncul dengan segera.
  • Terkena udara dingin atau panas.
    Perubahan cuaca secara drastis dan mendadak sulit diikuti oleh paru yang sedang sakit, sehingga mudah memicu asma seseorang.
  • Kelelahan fisik atau olahraga.
    Kelelahan mengharuskan paru bekerja ekstra untuk menambah oksigen. Bagi penderita asma, hal ini adalah penderitaan karena paru sedang tidak mampu untuk bekerja lebih keras. Akibatnya, asma menjadi kambuh. SERINGKALI hal ini merupakan gangguan jantung yang tidak disadari oleh penderita asma, dan menganggapnya sebagai sakit asma semata.
  • Menstruasi.
    Sedikit penderita asma yang kambuh karena menstruasi. Bila ini terjadi, juga disebabkan kebutuhan oksigen yang menyebabkan paru bekerja ekstra.

Tanda-tanda dan gejala asma :

  • Nafas pendek
  • Pengetatan pada otot dada atau rasa sakit pada dada
  • Sulit tidur karena nafas pendek, batuk atau nafa sengau
  • Suara sengau atau siulan ketika bernafas
  • Sesak nafas (episode berulang dari mengi) dan dada terasa berat
  • Batuk (dahak bisa saja terbentuk di paru-paru karena batuk tapi sulit dikeluarkan)
  • Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernafasan seperti pilek dan flu
  • Muncul penyakit refluks gastroesofagus (GERD), Rinosinusitis dan Apnea tidur obstruktif
  • Muncul gangguan kecemasan

Bila penyakit asma kronis ;

  • Bertambahnya tingkat keparahan dan frekuensi dari tanda dan gejala asma
  • Turunnya rata-rata maksimum aliran nafas yang diukur oleh peak flow meter, peralatan sederhana yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru anda bekerja.
  • Meningkatnya kebutuhan untuk menggunakan bronchodilator, pengobatan yang membuka jalan nafas dengan mengistirahatkan otot-otot saluran pernafasan.

Pencegahan Asma :

  • Pembatasan pajanan terhadap rokok baik pada saat dalamkan dungan dan setelah lahir, menyusui
  • Peningkatan pajanan terhadap tempat penitipan anak atau keluarga besar
  • Pajanan terhadap binatang peliharaan pada usia dini juga mungkin bermanfaat
  • Pengurangan atau penghilangan senyawa tertentu yang diketahui berasal dari tempat kerja pada orang-orang yang sensitive

Tata laksana atau pengobatan Asma :

  • Modifikasi gaya hidup, menjahui pemicu merupakan komponen kunci dalam meningkatkan kendali dan mencegah serangan.
  • Menyiapkan obat-obatan yang diperlukan, sediakan selalu obat ini dirumah dan bawalah setiap kali berpergian, obat yang digunakan untuk menangani asma dibagi menjadi dua kelas umum yaitu ;
  • Obat pelega nafas cepat yang digunakan untuk menangani gejala akut (obat reliever atau pereda serangan asma yang diberikan saat terjadi serangan asma)

Obat pengendali jangka panjang yang digunakan untuk mencegah perburukan lebih lanjut (obat controller atau pengendali asma yang diberikan setiap hari sebagai pencegah bila serangan asma sudah berat)

Ninis. Ponorogo Jatim.
Mahasiswa Unair ini telah menderita asma selama tujuh tahun. Pergaulannya serasa terganggu akibat rasa rendah diri karena sakit sesak napas. Terutama apabila harus berbicara dengan lawan jenis. Timbul kekhawatiran jangan-jangan nanti dijauhi teman-temannya. Kekhawatiran seperti ini tidak sepenuhnya salah, sebab sebagian masyarakat memang masih menganggap penyakit asma ini dapat menular dan tidak dapat disembuhkan.

Pemuda ini menunjukkan gangguan kuat pada diafragma perut dan penurunan elastisitas otot punggungnya. Meski pun cukup rumit, namun setelah tujuh kali perawatan, penyakit asma ini dapat disembuhkan.
Pasien ini sebelumnya harus menjalani pengobatan asma dan menghabiskan 50 (lima puluh) butir obat setiap minggu ini, kini dapat tidur dengan nyenyak dan tak memerlukan pil lagi. Kalau sebelumnya dia harus menelan pil, agar tidak kambuh saat menghadap atasan, kini dia dapat berbicara dengan tenang.

Istyanti. Sidoarjo.
Ibu muda ini datang ke PENNASIA dalam keadaan pucat dan terengah-engah. Sakit asmanya muncul secara tiba-tiba dan kondisinya cukup berat. Gangguan terdeteksi pada otot dada dan penurunan elastisitas otot punggungnya. Setelah ditangani kondisinya langsung membaik.
Kehadiran berikutnya hanya merupakan penyempurnaan dari kasus tersebut. Untuk mencapai kondisi yang cukup baik, normalisasi yang diperlukan ibu ini kurang lebih sebanyak 4 kali.

Sembuhkan Sakit Jantung Koroner

Sembuhkan Jantung Koroner dengan Cepat, Alami, Efektif, dan Aman,

Praktek sejak 1993, PENNASIA berpengalaman lebih dari 28 th dalam menyembuhkan Sakit Jantung, Paru, dan Penyakit Dalam. Jantung koroner, Jantung lemah, Jantung bengkak, Jantung berdebar, Aritmia, Jantung bocor, Jantung berlemak, Asma, Hepatitis, Maag, Perlekatn Usus, dan lain-lain dengan sederhana dan alami.

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

Penyembuhan alami untuk jantung, menghindari pemasangan ring / stent dan operasi bypass jantung.

Ciri-ciri sakit jantung:
a. Dada kiri terasa sakit (seperti ditusuk atau diremas).
b. Rasa sakit mengalir dari dada ke lengan kiri.
c. Dada berat untuk bernafas.
d. Rasa sakit juga terasa pada punggung bagian kiri.
e. Mudah khawatir, terkejut dan berdebar (benda jatuh, pintu nutup).
f. Bangun tidur dada berdebar-debar.
g. Napas sesak tersengal bila untuk kegiatan fisik seperti naik tangga atau tergesa-gesa.
h. Saraf-saraf tertentu pada dada kiri mengalami nyeri tekan.
i. Tubuh sering lemas tiba-tiba, seakan tidak bertenaga (jantung lemah).
j. Telapak tangan dan kaki berair, dingin serta pucat (jantung lemah).
k. Mudah merasa dingin bila terkena AC, padahal orang lain tidak (jantung lemah).
Penderita biasanya merasakan sebagian keluhan di atas. Meski terkadang pemeriksaan lab menyatakan ‘gak apa-apa’.

Gambar proses penyumbatan jantung koroner.

Proses penyumbatan pembuluh darah akan terjadi, sesuai dengan usia dan pola makan. Biasanya dimulai sejak usia 20, ketika pola makan mulai tidak terkontrol. Penyumbatan kolesterol, dan plak kalsifikasi di jantung dapat dibersihkan di Pennasia sejak dini untuk menghindari buntu mendadak, yang mengakibatkan kematian, operasi bypass, atau pemasangan ring dengan biaya tinggi.

Alamat Pennasia: Purimas Regency blok B3/57 Gunung Anyar Surabaya.
Sebelah kampus UPN Surabaya. WA. 081.331.551.900 atau 081.2352.1316
Buka Praktek:
Pagi pk.08.00-13.00,
Malam: 18.30-21.30
Sabtu hanya pagi
Ahad Libur / janjian.
Sebaiknya daftar dulu via WA di atas.

Bp. Wasito. Surabaya

Bp.Budi. Wiraswasta. Hp.081.2311.5493

Menyembuhkan sakit jantung bocor

Bu Tituk, PNS, Hp.0878.5431.8444

Menyembuhkan sakit jantung koroner

Penemu Pennasia

Menyembuhkan sakit jantung bengkak / lemah

Banyak orang yang meninggal ketika sedang olahraga. Artinya, olahraga tidak menjamin anda bebas serangan jantung koroner.
Banyak pasien yang ketika saya cek jantungnya, ternyata sudah banyak penyumbatan, meskipun dia tidak merasa. Meskipun dokter dan laboratorium menyatakan “Tidak apa-apa” Artinya, banyak orang tidak tahu kalau jantungnya sudah bermasalah! Bahkan alat pendeteksi pun sering tidak tepat.

Jangan ada lagi yang meninggal secara mendadak disebabkan sakit jantung! Karena sudah ada terapi preventif dari Pennasia!

Aneka peristiwa di Pennasia:
1. Ada seorang pengusaha pemilik apotek di Surabaya yang akan terapi penyembuhan jantung ke tempat praktek saya. Beliau tidak jadi penyembuhan jantung, karena malam sebelumnya dokter jantung yang merawatnyanya mengatakan “jantung anda tidak apa-apa”. Seminggu kemudian bapak ini meninggal karena serangan jantung!

Alangkah bijaksana, kalau waktu itu beliau menanyakan: “Apakah menurut Pennasia saya masih perlu terapi?” Tentu kami akan menyarankan untuk terapi preventive, toh biayanya juga sangat terjangkau dibandingkan resiko serangan jantung.

2. Ada pasien saya seorang pengusaha bus antar kota, yang mengeluh dada kirinya tidak nyaman. Ketika saya sarankan sekalian terapi jantung, beliau tidak bersedia karena kata dokter jantung: “Anda tidak apa-apa”.

Beberapa bulan kemudian, dia mengeluhkan hal yang sama dan periksa jantung dirumah sakit swasta Surabaya yang cukup terkenal. Jawabannya tetap sama bahwa “jantung anda tidak apa-apa” namun demikian beliau tetap opname di RS tersebut untuk dipantau kondisinya. Beberapa jam kemudian, masih di RS tersebut, serangan jantung datang, kritis dan langsung meninggal karena serangan jantung!!

Sebenarnya lebih bijaksana, bila tubuh sudah menyampaikan keluhan jantung, kita lakukan terapi preventive. Jangan percayakan 100% ke alat lab karena resikonya anda yang menanggung.

3. Di P.Bali. Seorang lelaki usia 28 tahun tiba-tiba pingsan di Pasar Sanglah. Ketika dilarikan ke RS Sanglah dan dilakukan pemeriksaan, dinyatakan harus pasang ring, paling lambat 12 jam. Biaya RS dan pemasangan ring menghabiskan kurang-lebih 50 jt. Setelah pasang ring, bapak ini kemudian menjadi pasien saya karena masih belum nyaman dengan satu ring tersebut. Pasien ini membaik setelah 5 kali terapi.

4. Di Surabaya. Jam 23.00 seorang bapak ke Rs Dr. Sutomo, karena merasa tidak nyaman di dada kirinya. Malam itu juga diharuskan opname dan disarankan pasang 2 buah ring, yang nilainya bisa mencapai 100 jt!
Karena masih belum siap dengan dana yang begitu besar, bapak ini memilih tidak pasang ring. Selama opname 1 minggu, menghabiskan biaya sebesar 30 jt! Salah satu obatnya ada yang seharga 3 juta.

Merasa masih ada gangguan berat, bapak ini menjadi pasien saya, dan membaik setelah mengambil paket terapi.

Kasus meninggal karena serangan jantung.

1. Tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) yang dimenangkan Miranda Goeltom, Jeffrey Tongas Lumban Batu, meninggal dunia. Politisi PDIP ini meninggal karena sakit jantung.

“Iya benar meninggal karena sakit jantung,” kata kuasa hukum Jeffrey, Petrus Salestinus, kepada detikcom.

Jeffry sudah dirawat selama seminggu di rumah sakit. “Meninggalnya di RS Mitra Keluarga Kampung Melayu pukul 12.00 WIB. Nanti disemayamkan di RS Cikini. Keluarga sudah berkumpul di sana,” ujar Petrus.

Jefrrey ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta.

Selain Jeffrey, KPK menetapkan 18 anggota PDIP lainnya yang diduga menerima suap. Jumlahnya bervariasi, mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 1,45 miliar.

Hal itu dikatakan koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia, Petrus Selestinus. Menurutnya, mantan angota DPR itu meninggal dunia pukul 12.00 WIB tadi di RS Mitra Keluarga karena sakit jantung.

2. Raden Aang Kusmayatna atau akrab disapa Kang Ibing ternyata sudah lama mengidap penyakit jantung. Namun, penyakit itu selalu disembunyikan dari kerabat dan temen-teman dekatnya.

“Bapak sudah lama mengidap penyakit jantung. Tapi tidak mau bilang-bilang karena takut merepotkan orang lain,” kata anak pertama almarhum, Dikdik Kusmadika (32) saat ditemui wartawan di rumah duka Margawangi Estate Jalan Kencana wangi No 70 RT 1 RW 13 Kelurahan  Cijaura Kecamatan Buah Batu, Kamis (19/8/2010) malam.

3. Seorang calon haji dari Sumatera Utara, Suwandi Harun  (58) yang tergabung pada kelompok terbang 16 Embarkasi Medan, meninggal dunia di Jeddah karena menderita penyakit jantung.

4. Medan (ANTARA News) – Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Prof Sutomo Kasiman, mengatakan, setiap tahun jutaan penduduk di dunia meninggal akibat menderita penyakit jantung.

“Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setiap tahunnya ada 17,1 juta jiwa penduduk dunia meninggal karena sakit jantung” katanya di Medan pada acara Pencanangan Tempat Kerja Sehat dalam Rangka Hari Jantung Sedunia ke-10.

Ia mengatakan, awalnya penyakit jantung bisa dikarenakan penyumbatan lemak di dalam pembuluh darah yang proses terjadinya pada usia dini. Gejalanya dapat dirasakan nyeri di dada, mual muntah, badan lemas, berdebar-debar, dan keringat dingin.

Ia juga menjelaskan faktor risiko penyakit jantung kroner bisa disebabkan berbagai hal seperti hipertensi, kolesterol, merokok, diabetes, kegemukan, kurang olahraga, riwayat keluarga.

5. Joni Malela tewas sesaat setelah turut berdesak-desakan karena ingin mengikuti open house di Istana Kepresidenan. Menurut informasi yang diterima pihak Istana, Joni meninggal karena sakit jantung.

“Dokter di RSCM memastikan Pak Joni Malela meninggal akibat serangan jantung. Bukan karena kekerasan atau lainnya,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrian Pasha, Jumat (10/9).

6. Pria berusia sekitar 50 tahun meninggal secara mendadak usai olahraga kebugaran tubuh di Celebrity Fitness, yang berada di Mal Paris Van Java (PVJ), Jalan Sukajadi. Diduga pria yang teridentifikasi bernama Yuyun itu terkena serangan jantung.

“Namanya Yuyun berusia sekitar 50 tahun. Alamatnya di Jalan Kembar Sari,” ujar salah seorang security Celebrity Fitness, Ujang, kepada wartawan di PVJ.

Ujang mengatakan, sebelumnya Yuyun sempat melakukan olahraga lari di treadmill pada pukul 08.00 WIB pagi. Di mesin tersebut, Yuyun berlari selama 45 menit.

“Tiba-tiba dia tersungkur dengan wajah menyentuh lantai hingga mulutnya dan hidung berdarah,” katanya.

Yuyun pun sempat mendapat pertolongan oleh pengelola fitness tempat tersebut. “Namun saat perjalanan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, dia meninggal. Katanya karena serangan jantung. Yang saya tahu, ia merupakan members di tempat fitnes ini,” jelas Ujang. (bbn/ern)

7. Pria tanpa identitas yang diperkirakan berusia 60 tahun tewas setelah jatuh dari sepeda ontel yang dikemudikannya di Jalan Soekarno Hatta (depan bengkel Nissan). Diduga kuat pria uzur itu dalam kondisi sakit saat sedang mengayuh pedal sepeda.

8. Yogyakarta, 27/1 (ANTARA) – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menegaskan, Rektor Prof Dibyo Prabowo meninggal karena penyakit jantung dan bukan bunuh diri terkait hilangnya uang Rp16,6 miliar yang diinvestasikan di PT Antaboga Sekuritas, Bank Century.

“Kami menegaskan bahwa rektor kami bukan meninggal karena bunuh diri seperti yang diberitakan dalam sebuah situs warta digital, tetapi beliau meninggal karena penyakit jantung setelah dirawat di RS Panti Rapih Yogyakarta selama 10 hari.” kata Rektor UAJY Agus Margono di Yogyakarta, Rabu.

Pennasia Sleep Therapy

Pennasia Sleep Therapy bisa digunakan untuk meringankan gangguan stress, depressi, susah tidur, migrain, dan sakit jantung ringan. Bila bandel, hubungi Pennasia.

Masalah yang tidak kunjung selesai dan terus dipikirkan, dapat menjadikan sisa pembakaran di otak terus bertambah, dan mengakibatkan kerak di dinding pembuluh darah semakin tebal. Bila ini terus berlanjut, seseorang dapat menjadi stress dan susah tidur.

Pennasia Sleep Therapy
Silahkan download Pennasia Sleep Therapy

Stress ringan dapat disembuhkan dengan rajin melakukan langkah-langkah Pennasia Sleep Therapy. Bila kondisi lebih berat, akan lebih cepat sembuh dengan diterapi bagian kepala langsung di klinik Pennasia.

Stress yang berkelanjutan, bila tidak segera disembuhkan, akan menjadi depressi. Pengalaman Pennasia menyembuhkan depressi, dengan melakukan terapi normalisasi di bagian kepala, dan jantung.

Mengapa demikian? Karena stress yang semula hanya melibatkan otak, bila berlangsung lama, akan memberatkan kerja jantung yang harus mensuplai oksigen secara berlebihan. Sehingga akhirnya jantung mengalami gangguan sejenis aritmia.

Pennasia Sleep Therapy berfungsi mengatur ritme pernafasan dan aliran darah di seluruh tubuh. Menjadikan tekanan darah merata untuk beberapa saat mulai ujung kaki hingga seluruh bagian kepala.

Lakukan dengan sabar dan rutin sebelum terkena penyakit, insya’allah anda akan terhindar dari berbagai penyakit tersebut.

Berbagai Gangguan Miss V

Tidak bisa orgasme, nyeri seksual, kram otot kemaluan, kurang sensitif, miss v gatal, malas berhubungan seks adalah penyebab awal wanita menjadi frigid.

Tidak bisa orgasme. Bisa disebabkan karena faktor kurangnya forplay atau pemanasan. Penyebab ini bisa diatasi oleh pasangan itu sendiri. Saling keterbukaan, dan pengertian tentang apa yang diinginkan pasangannya merupakan langkah awal penyelesaian masalah tersebut. Namun bila penyebabnya karena saraf yang kurang sensitif, maka yang paling efektif adalah terapi Pennasia.

Nyeri saat berhubungan seksual. Merupakan gangguan berikutnya. Penyebabnya adalah kekurangan cairan pelumas pada bagian dalam miss V. Bisa karena kondisi belum siap, belum basah, sedangkan pasangan sudah keburu nafsu. Namun bisa juga karena gangguan kelenjar yang memproduksi cairan tersebut tidak responsif, meskipun itu jarang terjadi. Kelenjar ini terletak disisi miss V.

Gambar rahim

Cara kerja kelenjar tersebut seperti kelenjar saliva air liur pada mulut, yang ketika ada makanan masuk, atau mendengar cerita tentang makanan enak, kelenjar ini lalu bereaksi.
Demikian juga kelenjar pada miss V ini. Ketika panca indera menangkap sinyal adanya suatu rangsangan yang berhubungan dengan urusan seksual, kelenjar ini segera memproduksi lebih banyak, dan membasahi dinding bagian dalam miss V.

Kram otot kemaluan. Penulis pernah menangani pasangan yang mengalami gangguan ini. Sang istri tetap virgin meskipun usia pernikahan sudah berumur 3 tahun. Kram itu selalu terjadi dan tidak bisa ditahan. Sang suami tidak bisa masuk, karena pintu itu benar-benar terkunci.
Dengan 4 kali terapi, kram itu alhamdulillah sembuh. Pasangan itu tersenyum puas pada kehadiran yang terakhir.

Saraf miss V kurang sensitif. Meskipun jarang terjadi, penderita ini mengalami gangguan pada saraf-saraf sensorik yang memonitor dinding miss V nya. Tamu yang masuk tidak terasa menggembirakan, bahkan terasa hambar. Kemungkinan untuk mencapai puncak kegembiiraan tentu juga akan sulit tercapai, bila saraf sensorik yang berhubungan tidak dinormalkan.

Miss V gatal. Beberapa wanita yang akhirnya menjadi pasien Pennasia mengalami kejadian ini. Miss V nya terasa gatal yang luar biasa. Obat-obatan sudah tidak mampu lagi mengatasi hal ini. Bahkan minyak tawon yang dipakai membasahi area sensitif itupun hanya bertahan beberapa saat. Setelah efek panas minyak gosok itu hilang, gatal itu datang lagi. Pasien ini ada yang datang dari Kota Bandung, Kediri maupun Surabaya sendiri.

Karena menurut Dokter Kulit dan Kelamin yang telah dikunjungi, mereka dinyatakan bersih dari bakteri maupun virus, maka penyebab gangguan ini kemungkinan adalah struktur permukaan sel kulit labia mayora maupun labia minora mengalami pergeseran akibat kondisinya kekurangan pelumas saat berhubungan.
Alhamdulillah dengan 4 kali terapi, gatal yang sangat mengganggu itu bisa hilang.

Malas berhubungan seks. Penyebabnya bisa karena faktor psikhologis seperti stress, depressi karena hubungan sosial di rumah, di lingkungan, maupun di kantor. Di Pengobatan Pennasia, stress dan depressi ini, apapun penyebabnya, dapat disembuhkan dengan melakukan terapi pada bagian jantung dan kepalanya. Biasanya dengan 4 kali terapi, hasil positifnya sudah kelihatan.

Malas berhubungan seks juga bisa disebabkan fisik yang lemah, dan mudah lelah. Apabila ini yang terjadi, maka ada kemungkinan organ liver dan jantungnya yang kurang sehat. Dalam hal ini, Pengobatan Pennasia sudah sering menemukan organ jantung dan liver yang tidak sehat, meskipun secara laboratoris dinyatakan tidak ada gangguan. Faktanya, ketika jantung dan livernya dilakukan terapi, kondisi pasien tersebut terlihat membaik secara signifikan.

Belajar Sembuhkan Stroke HNP dan Diabetes

Estimasi penghasilannya sekitar 9 jutaan. Dengan 3 pasien setiap hari, penghasilan anda sebesar 450 ribu per hari, dan 9 juta per bulan. Penghasilan tambahan lumayan, bahkan besar.

Tiada kesuksesan tanpa perjuangan dan pengorbanan

Dengan promosi pribadi melalui berbagai media, plus kami bantu infokan melalui website ini, juga melalui WA blast, maka anda akan mulai dikenal. Bila setiap hari paling tidak anda mendapatkan klien atau pasien stroke 1 orang, pasien diabetes 1 orang, dan pasien HNP 1 orang. Sehingga total harian ada 3 orang pasien.
Bila jasa terapi per penyakit sebesar Rp. 150 rb, maka penghasilan satu hari sebesar 450 ribu.
Bila dalam satu bulan anda mendapatkan pasien hanya 20 hari, maka penghasilan anda adalah 9 juta.

Bagi yang belum bekerja, menyembuhkan orang ini adalah pekerjaan yang bagus, tentu kalau diseriusi. Bagi yang sudah bekerja, pekerjaan tambahan ini juga menghasilkan income tambahan yang besar, tentu juga kalau diseriusi.

Belajar menyembuhkan stroke, HNP/ saraf terjepit dan diabetes adalah profesi mulia dan menghasilkan. Profesi dengan prospek bagus ke depan, karena jumlah penderitanya sangat banyak dan terus bertambah.

Sebagai usaha yang halal dan baik, tentu perlu visi dan perhitungan prospek ke depan juga, Misalnya info berikut, tentang jumlah Warga Sidoarjo yang menderita diabetes melitus (DM) tahun ini, sejak Januari hingga Oktober, tercatat ada sebanyak 46.393 orang. (sumber jawa pos 2021). Itu gambaran jumlah penderita diabetes sebuah kabupaten, yang dapat menjadi gambaran kurang lebihnya pada kabupaten lain.

Contoh lain, Tahun 2018 di Jawa Timur, penderita stroke mencapai 46.248 orang.
Sedangkan angka prevalensi kasus HNP tertinggi adalah  5 dari 20 kasus saraf terjepit per 100 orang dewasa setiap tahun, dan yang paling sering terjadi pada usia 30 hingga 50-an, dengan perbandingan pria dan wanita adalah 2:1.

Prospek menjadi terapis HNP stroke dan diabetes di berbagai kota di Indonesia tentu sangat bagus. Usaha ini halalan thoyyiban. Tidak mudah tergelincir pada sesuatu yang tidak halal. Bahkan pekerjaan ini membawa pahala yang tidak putus.

Yang perlu disadari bagi yang akan memutuskan terapi sebagai profesinya, bahwa semua usaha itu perlu waktu untuk sukses. Kalau hanya untuk makan saja, hanya perlu waktu pendek, tetapi untuk sukses tentu perlu waktu 2-3 tahun dengan kerja yang jujur dan tekun.
Prinsip-prinsip sukses yang telah terbukti di bidang lain perlu diterapkan pula di profesi ini.

Syarat Belajar:

  1. Minimal lulusan SLTA/SMK/Perawat/Bidan.
  2. Serius belajar dan bertujuan menolong orang lain.
  3. Mempunyai tempat strategis untuk praktek, atau bersedia untuk melakukan home care/visit.
  4. Membayar biaya training sebesar 4 jt 2,5 jt. Sudah termasuk penginapan 6 hari, makan 1 kali sehari (untuk peserta luar kota).
  5. Bersedia share 10% penghasilan.

Agar berhasil dan sukses:

  • Peserta training mendapatkan sertifikat keanggotaan yang berbadan hukum.
  • Peserta mendapatkan alat untuk melakukan terapi.
  • Mendapatkan bimbingan untuk sukses di profesi ini bagi yang aktif konsultasi.
    Silahkan chat via WA yang tersedia atau 081.331.551.900 semoga bermanfaat dan barokah.

Testimoni Kesembuhan Berbagai Penyakit Dalam

Sembuhkan Penyakit Dalam

SAKIT KOMPLIKASI

Dalam banyak kasus, seseorang bisa menderita banyak penyakit. Biasanya penderita sakit liver juga berpenyakit maag. Sebaliknya, penderita sakit maag dalam jangka panjang akan sakit liver juga. Penderita sakit jantung biasanya sakit maag juga, karena efek obat jantung dan seterusnya.
Paling aman memang ke Penyembuhan Pennasia, yang memang tidak menggunakan obat-obatan dalam menyembuhkan. Bahkan memang disukai oleh para pasien karena Menghindari Ketergantungan Obat.

Disklaimer: kecepatan dan tingkat kesembuhan bisa berbeda untuk pasien yang berobat, sesuai dengan tingkat kesulitan, lama yang diderita, dan usia.

SAKIT JANTUNG
Riyadi. Jember.
Bapak ini merasakan mudah terkejut pada berita-berita yang sebenarnya biasa saja bagi orang lain. Juga dadanya selalu berdebar setiap kali bangun tidur. Keluhan serupa banyak disampaikan oleh penderita lain. Gangguan saraf dan penyumbatan jalan darah pedagang elektronik ini terdapat pada daerah sekitar uluhati dan rusuk kiri, ke lima dari atas.
Sakit jantung, normalisasi pada bagian dadanya menggunakan alat SIPUT bagian HEAD, HOOK maupun TAIL. Dibantu alat BASA, CAKRA bagian TORSI, ARCO maupun ARFA. Sedangkan bagian punggungnya menggunakan alat CITRA dan dibantu dengan alat BASEM.
Setelah mendapatkan normalisasi PENNASIA, ketika kembali ke Jember mendapat berita kecelakaan. Saudaranya merasa heran karena bapak ini tidak menunjukkan keterkejutan lagi.

Sumarsono. Surabaya.
Merasakan dadanya mudah berdebar-debar ketika mendengar truk / tronton lewat di dekat kantornya. Pegawai yang bekerja di Tanjung Perak ini merasa kesulitan dengan kondisi nya. Apalagi memang kantornya berdekatan dengan lalulintas kendaraan besar.
Dokter menyatakan bahwa dia memang menderita dan memberikan pengobatan sakit jantung. Tanpa setahu dokter nya, dia juga menjalani normalisasi PENNASIA. Setelah terapi normalisasi sebanyak dua kali, dokter menyatakan jantungnya sudah baik. Tetapi pasien ini masih merasakan jantungnya berdebar ketika ada truk lewat samping kantornya.
Setelah mendapat normalisasi lanjutan sebanyak tiga kali, dia tidak lagi merasakan gangguan pada dadanya. Meskipun ada truk yang melewati sebelah kantornya. Pennasia memang sangat efektif menyembuhkan sakit jantung.

Budi. Surabaya.
Menderita sakit jantung dan menjalani opname selama beberapa hari. Setelah pulang, pasien ini menjalani pengobatan jantung namun berjalan pun masih tersengal-sengal, bahkan hanya untuk berjalan beberapa langkah saja. Ketika konsultasi dengan spesialis jantung yang selama ini merawatnya, pengusaha ini diberi alamat PENNASIA.

Wiraswastawan ini berpikir praktis ‘kalau dokter jantung memberi alamat kepada saya untuk merawatkan jantung, pasti ini bagus’ katanya. Tanpa menggunakan obat sama sekali pasien ini membaik dengan tujuh kali normalisasi. Pada perawatan yang ke tiga, bapak ini sudah mengendarai sepeda motor dan tidak merasakan gangguan apapun.

Dokter yang merawat pengusaha ini menyatakan kondisi jantungnya bagus, dan tidak tahu kalau obat nya sama sekali tidak diminum. Normalisasi Pennasia senantiasa berpihak pada apa yang dirasakan pasien dan bukan semata-mata melakukan penyembuhan, atas dasar pemeriksaan alat-alat medis saja.

MENYEMBUHKAN SAKIT USUS BUNTU

MENYEMBUHKAN SAKIT THYPUS
Raka. Surabaya.
Anak usia 3 tahun ini sering keluar masuk rumah sakit akibat tipesnya yang sering kambuh. Tiga hari setelah opname yang terakhir, anak ini dibawa ke tempat praktek kami. Wajahnya terlihat menderita dan lelah. Tubuhnya kurus karena susah makan dan baru keluar dari rumah sakit. Bibirnya pecah-pecah karena sariawan.
Ketika kami raba bagian perutnya, terasa panas menunjukkan tipesnya belum sembuh. Namun diperbolehkan pulang dari rumah sakit, karena pemeriksaan laboratorium sudah menunjukkan kesembuhan. Rasa panas yang berlebih dari tubuh kita, menunjukkan adanya infeksi di suatu lokasi.
Setelah enam kali normalisasi, anak ini tidak pernah lagi opname ke rumah sakit, dan tetap sehat. Anak ini semakin pintar saja. Ketika suatu saat merasa ada gangguan di tubuhnya, dia bisa mengatakan ‘Ma, ke Pak Azis yuk, Raka badannya agak sakit’

MENYEMBUHKAN SAKIT LIVER
Priyo. Surabaya.
Pengusaha ini menderita sakit liver sudah bertahun-tahun dan harus selalu minium obat untuk mempertahankan kondisinya. Itupun SGPT dan SGOT nya masih di atas ambang batas normal. Setelah mendapatkan perawatan PENNASIA sebanyak 4 kali, bapak ini merasakan tubuhnya membaik. SGPT dan SGOT nya pun berada pada angka normal meskipun tidak minum obat-obatan lagi.
Perlu diketahui bahwa mulai terapi yang pertama, bapak ini sudah langsung meninggalkan obat. Juga seperti yang dialami oleh pasien ini.
Tri Oka. Sidoarjo.
Pegawai negeri ini bahkan pernah mengalami masa-masa kritis. Sahabatnya membesuk dan menganjurkan agar segera ke PENNASIA. Hari berikutnya kepala sekolah ini mendapatkan perawatan. Meskipun mendapat fasilitas gratis pembelian obat-obatan, bapak ini lebih suka sehat alami dan melepaskan diri dari ketergantungan obat. Terapi yang dilakukan sebanyak + 3 kali.

Evanto. Jakarta.
Pengusaha ini sejak muda merasa mudah lelah. Apalagi setelah punya istri. Setiap melaksanakan kewajibannya sebagai suami, tubuh rasanya lunglai, bahkan sampai pagi tetap belum pulih staminanya. Pemeriksaan laboratorium tidak menunjukkan kelainan pada organ livernya,
Dari kondisi tersebut, PENNASIA tetap berpendapat bahwa livernya tidak baik karena proses metabolisme tidak maksimal. Setelah kita normalisasi 3-4 kali, pengusaha ini merasa bahwa kondisinya sudah membaik. Hubungan suami istri tidak menjadikannya kelelahan lagi. Kelelahan pun cepat pulih kembali.
Mayoritas pasien, pada kasus tunggal, merasakan tubuhnya membaik setelah tiga kali terapi. Bagi yang menjalani tes laboratorium, angka hasil pemeriksaan menunjukkan, bahwa kondisi pasien berada dalam keadaan normal.

MENYEMBUHKAN SAKIT GINJAL
Sastro. Madiun.
Tubuhnya serasa sakit semua, pinggang sakit dan tidak ada nafsu makan. Sempat terucap apakah dia sudah akan meninggal dan apakah sakitnya masih bisa disembuhkan.
Pertama kali dirawat oleh PENNASIA, esoknya tubuhnya langsung terasa membaik. Terapi berikutnya hanya merupakan proses penyempurnaan untuk mencapai kesembuhan yang lebih baik.
Kuswari. Surabaya.
Menderita sakit ginjal selama 6 tahun. Karena faktor biaya, pengobatan tidak dia jalani. Selama itu pula penderita ini menjadi bahan tertawaan teman-temannya. Masalahnya setiap kali akan berdiri, penderita ini harus merayap-rayap menghindari sakit di bagian pinggangnya.
Dengan perawatan yang seksama PENNASIA hanya memerlukan empat kali normalisasi. Bp. Kuswari merasakan tubuhnya membaik dan tidak lagi merayap-rayap bila bangun dari duduknya.
Ermanu. Surabaya.
Saat datang ke tempat praktek, penderita ini mengalami pembengkaan pada bagian wajah, jari-jari tangan dan kakinya. Berbagai obat dan jamu sudah dicobanya, tetapi ternyata kurang berhasil.
PENNASIA mendeteksi kondisi ginjalnya, ternyata ginjal penderita ini tertekan dan membengkak dan tidak pada posisinya yang normal. Dengan dua kali terapi normalisasi bengkak pada wajah dan jarinya mulai menghilang. Kondisinya benar-benar baik setelah enam kali terapi normalisasi, tanpa obat.

Normalisasi untuk mencapai kondisi baik, + tiga kali, untuk sakit ginjal tingkat sedang. Parameter kesembuhannya, pasien merasakan gejala dan keluhan sakit menghilang. Untuk pemantapan, pasien dipersilakan memeriksakan diri di laboratotium.

MERAWAT DIABETES
Sumaiyah. Jombang.
Penderita diabetes ini merasakan seluruh tubuhnya gatal-gatal, muncul bintik-bintik di seluruh tubuhnya. Ke dua kakinya terasa panas dan kesemutan. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar gula dalam darahnya sebesar 400 bahkan pernah 600. Melihat kondisinya yang mengenaskan, keluarga yang membesuk banyak yang menangis seakan mereka tidak akan bertemu lagi.
Normalisasi untuk penderita ini dilakukan bertahap. Pada terapi yang ketiga kali, pasien ini merasakan panas dan gatal pada kakinya berangsur hilang. Perawatan berikutnya berhasil menghilangkan gatal-gatal di seluruh tubuhnya. Demikian juga kulitnya mulai berangsur membaik. Alat yang digunakan untuk perawatan adalah VASSI bagian SPIN dan CITRA bagian TARSA.
Setelah terapi yang ke sepuluh kali, pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar gulanya mendekati normal. Hanya saja ibu ini tetap melakukan diet yang cukup ketat agar kondisinya tetap baik.
Sunarti. Surabaya.
Ibu ini menderita gangguan mata setelah menderita diabetes. Matanya mulai kabur dan pandangannya kurang jelas. Hal ini menunjukkan bahwa saraf di bagian matanya terganggu akibat endapan gula yang terbawa oleh aliran darah ke bagian tersebut. Setelah tiga kali normalisasi, matanya mulai terasa terang kembali.
Sakit diabetes ini memang sakit yang paling merepotkan. Kadar gula dalam darah yang berlebih ini beredar ke seluruh tubuh. Bagian-bagian yang lemah atau strukturnya kurang baik, mengalami gangguan akibat masuknya gula dalam jumlah banyak dan terus menerus.
Bagian yang strukturnya kurang baik akan terjadi pengendapan. Pada daerah kaki hal ini mengakibatkan efek yang beragam. Kaki terasa berat, kesemutan atau panas. Bahkan ada bagian-bagian yang menghitam akibat endapan gula ini menghalangi proses pergantian sel.

MENYEMBUHKAN SAKIT DIARE
Suparman. Surabaya.
Menderita sembelit sudah lama. Ketika dirawat sebuah RSU di Surabaya, berbagai obat sudah diberikan kepadanya. Tetapi tidak ada yang mempan dan tetap susah buang air besar. Akhirnya oleh dokter diberikan obat pamungkas. Bapak yang sudah berusia 60 an ini akhirnya bisa buang air besar, tetapi menderita diarhea yang tidak kunjung sembuh.
Menurut beliau ke tujuh dokter yang merawatnya, termasuk profesornya sampai bingung mengatasi hal ini. Selama beberapa bulan, selain diarhea pada siang hari bapak ini mengalami diarhea antara 7 – 15 kali tiap malam.
“Saya lebih baik mati saja dari pada harus menderita seperti ini. Saya harus kesakitan tiap malam dan tidak bisa tidur”
Penderita ini sembuh dengan 4 kali normalisasi PENNASIA. Alat yang digunakan adalah TANDUK dengan bagian GASTRO dan GASTRIN, alat VASSI dengan bagian SPIN dan alat SIPUT bagian TAIL.

MENYEMBUHKAN SAKIT SEMBELIT
Ny. Makruf. Surabaya.
Setelah keluhan utama, sakit jantungnya membaik, ibu ini menyampaikan bahwa dia mengalami susah buang air besar setelah menjalani operasi ambeien.
Selama tiga tahun, setiap hari ibu ini harus menggunakan obat pencahar untuk buang air besar. Karena sudah berulangkali mencoba tanpa pencahar tidak berhasil, ibu ini menganggap bahwa itu suatu kewajaran akibat operasi ambeien.
Ibu ini dapat buang air besar dengan normal setelah kami rawat 4 kali normalisasi. Kemungkinan kasusnya, saraf dan otot sekitar operasi ambeien ikut melemah akibat obat bius waktu itu, dan tidak segera pulih.
Dengan sistim abrasi, penurunan elastisitas otot-otot penunjang di daerah itu diperbaiki. Aliran darah di lancarkan dan elastisitas usus besar dinormalkan. Alat yang digunakan adalah VASSI, TANDUK dan SIPUT.

Silahkan tanya
Perlu bantuan?
Scan the code
Mohon sabar.
Mungkin sedang handle pasien.