Belajar Normalisasi Pennasia

Posted by: admin  :  Category: Belajar Pennasia

MESKIPUN OBAT DAN ALAT KESEHATAN DIJUAL BEBAS NAMUN BELAJAR DAN MENJADI AHLI KESEHATAN JAUH LEBIH PENTING

Anggota

Tujuan:

  • Untuk merawat diri sendiri dan keluarga.
  • Untuk dijadikan profesi, sumber penghasilan dan menolong orang lain.
  • Bagi sarjana baru profesi ini bermasa depan bagus. Baik amal maupun financial.
  • Bagi yang sudah bekerja profesi ini bisa untuk bekal pensiun. Mungkin anda ingin pensiun dini dan menjalani profesi ini?
  • Bagi dokter umum, anda mau ambil spesialis atau belajar PENNASIA ? Pertimbangkan waktu, biaya dan kemampuan, guna mengatasi masalah 49 penyakit seperti di buku Hindari Ketergantungan Obat.
  • Bagi fakultas kedokteran atau sebuah lembaga penelitian, Normalisasi PENNASIA dapat dijadikan penelitian dan studi banding. Ada ratusan judul yang sudah kami siapkan!

Bagi sebuah keluarga, belajar penyembuhan ini merupakan investasi jangka panjang. Anda bisa tanyakan kerabat yang pernah mengalami opname di rumah sakit. Berapa biaya satu minggu di sana? atau berapa biaya pengobatan anak anda yang mengalami batuk kronis atau masalah THT selama ini? Tegakah melihat anak anda minum anti biotik setiap saat?

Menguasai ilmu ini akan disayang orang tua, anak, istri, dan kerabat lain. Secara finansial, penghematan pengeluaran biaya kesehatan akan sangat tinggi.

Untuk seorang dokter Pennasia akan menjadi bekal pengetahuan dan skill, apabila menghadapi masalah nantinya. Masalah yang biasanya muncul adalah, pemeriksaan laboratorium menunjukkan semuanya beres, tetapi pasien masih merasakan gangguan. Sering kan?

Misalnya, secara laboratories jantung penderita dinyatakan baik, tetapi penderita masih merasakan jantung berdebar, mudah khawatir, gampang kedinginan, jalan terengah, dada terasa berat dan sebagainya. Ternyata kasusnya bukan organ jantung atau penyumbatan di koronernya, tetapi pada saraf yang berhubungan dengan jantung dan terletak pada sternum bagian kiri.

Contoh lain:

  • SGPT dan SGOT penderita dinyatakan baik, tetapi penderita masih merasakan badan lemah. Padahal dia tidak kekurangan vitamin.
  • Asam urat seseorang normal, tetapi sering merasakan nyeri dan ngilu di kakinya.

Secara umum, para dokter yang belajar PENNASIA mempunyai nilai plus, dan akan dapat menyembuhkan semua kasus yang ada pada buku ini beserta testimoninya. Bagi yang belajar akan mendapatkan skill ‘Finger Sense Ability’ dan alat pendukungnya untuk:

  • Mendeteksi sekaligus menormalkan a.v.n dibagian thorax.
  • Mendeteksi sekaligus menormalkan gangguan dan perlekatan organ intestinal.
  • Mendeteksi sekaligus menormalkan gangguan pada ligament sendi dan sebagainya.

Pennasia yakin, bila skill ‘finger sense ability’ ini dikuasai dokter-dokter di Indonesia, pasien kelas atas tidak akan lari ke luar negeri untuk mendapatkan kesembuhan. Justru orang luar negerilah yang akan berkunjung ke Indonesia bila ingin sembuh secara natural.

Pasien kelas bawah pun banyak tertolong, dan tidak terombang-ambing dengan pemeriksaan laboratorium maupun foto. Kesan mahal dan ketidakpastian untuk sembuh akan dipangkas oleh tangan trampil dokter-dokter Indonesia.

Bagi yang ingin belajar, dapat menghubungi:

Penemu Normalisasi PENNASIA Azis C. Widoyoko
di alamat praktek: Jl. Sutorejo Prima Utara blok PY 12A Surabaya.
) (031) 599 8586
Kirimkan CV/ identitas lengkap melalui pos atau fax. (031) 599 8586.
Kirim Email ke: aziscw@yahoo.co.id

Waktu Belajar:
Waktu belajar per bagian (Kepala: migrain, vertigo, darah tinggi dan sejenisnya) hanya satu minggu.

Waktu belajar per bagian (Dada: jantung koroner, jantung bengkak, asma, bronchitis) hanya satu minggu.

Waktu belajar per bagian (leher/THT: radang tenggorokan, batuk kronis, batuk alergi, amandel, dan sejenisnya) hanya satu minggu.

Waktu belajar per bagian (Organ dalam: Liver, maag, ginjal, prostat, keputihan dan sejenisnya) hanya satu minggu.

Apabila anda praktek, kerja keras, tekun, dan konsultasi anda akan ahli dalam waktu dua tahun. Anda akan mampu menyembuhkan sakit-sakit yang para dokter spesialis kesulitan menyembuhkannya, karena keterbatasan kemampuan obat.

Selamat Belajar dan Berhemat!!

Comments are closed.