MENDETEKSI DAN MENYEMBUHKAN

 

Mencegah sakit jantung koroner, liver/kuning, ginjal dan stroke sangatlah penting. Pennasia mampu mendeteksi gejala awalnya dan langsung menyembuhkannya.

Penyakit tersebut berperanan besar atas meninggalnya SDM yang masih produktif di Indonesia.

Penyebab kematian nomor satu ternyata bukan penyakit menular.
Sakit jantung koroner dan stroke yang bukan penyakit menular, menempati urutan tertinggi, atas meninggalnya SDM yang masih produktif.

Kalau anda yang menjadi tiang keluarga, lakukan 3-4 kali terapi di PENNASIA. Jangan sampai anda meninggal mendadak dan masa depan anak istri menjadi tidak terencana. Sudah banyak peristiwa dan contoh yang terjadi di sekitar kita.

Pasien yang sudah mengenal baik Pennasia, biasanya melakukan dua hal di bawah ini:

1. Pengecekan kondisi organ.
Biasanya pasien ingin mengetahui kondisi jantungnya.
Bila kami temukan gangguan seperti lemah jantung atau pengendapan sebagai tahap awal jantung koroner, dilanjutkan dengan perawatan 2-4 kali normalisasi.

Paling banyak peminat untuk pengecekan ini berturut-turut adalah organ jantung, liver, ginjal, dan kepala (pencegahan stroke).

2. SPT (Special Preventive Treatment) yaitu perawatan sebelum sakit. Dilanjutkan dengan perawatan rutin.
Segmen midle-up biasanya melakukan perawatan sebelum sakit untuk menghindari meninggal secara mendadak, yang dapat mengacaukan masa depan keluarga.

Ada banyak peristiwa, dokter mengatakan jantung seseorang ‘baik-baik saja’ namun orang tersebut lalu meninggal mendadak. Bagaimanapun, resiko ditanggung pasien sendiri, bukan dokternya.

Banyak pasien yang mengeluhkan bahwa jantungnya sakit. Namun dokter mengatakan jantungnya baik-baik saja.

Kami sering menemukan, bahwa mereka yang merasa/dikatakan jantungnya baik-baik saja, ternyata jantungnya sudah bermasalah.

Segmen menengah ke atas yang mengenal Pennasia memilih perawatan 1 bulan sekali sebelum sakit. Lebih hemat, aman dan tidak beresiko.

Rinciannya, perawatan SPT (Special Preventive Treatment) selama satu tahun perlu biaya Rp.225 ribu x 12 = Rp. 2,7 jt. Bandingkan kalau anda ‘berhemat’  dan tidak ikut SPT, lalu tiba-tiba sakit jantung.

Sekali kunjungan anda untuk periksa dokter, laboratorium, dan pembelian obat kira-kira Rp. 1 juta rupiah.
Tiga kali kunjungan anda ke dokter jantung sudah bisa anda gunakan perawatan jantung ke Pennasia selama satu tahun.

Belum lagi resiko terlambat penyembuhan, dan anda harus pasang ring untuk jantung seharga 70 juta per buah. Sebagai informasi, mereka yang sudah pasang ring di jantungnya, masih banyak yang datang ke Pennasia untuk perawatan jantung!

Silahkan tanya
Perlu bantuan?
Scan the code
Mohon sabar.
Mungkin sedang handle pasien.