Testimoni Kesembuhan Berbagai Alergi, Sariawan dan THT
PENNASIA MENYEMBUHAN ALERGI / GATAL
PENYEMBUHAN ALERGI DEBU / PERNAPASAN
Ny. Arifin. Surabaya.
Dibandingkan dengan penderita yang lain, ibu ini lebih komplit alerginya. Dia menderita alergi gatal terutama saat terkena bedak jenis apa pun, atau membau parfum jenis apa pun. Tentu saja kondisi ini sangat merepotkan, karena sebagai seorang wanita dia sangat ingin memakai bahan-bahan tersebut.
Kasus ini sembuh dengan tiga kali perawatan Penasia. Gangguan saraf yang ditemukan pada saraf hidung, juga pada rusuk kanan bagian ke tiga dan ke empat.
Heru. Surabaya.
Bartender ini mengalami alergi udara / bersin cukup lama. Tiap pagi selalu bersin berkepanjangan, sehingga merasa rikuh/sungkan kepada para tetangga.
Sebelum disembuhkan Pennasia, pengobatan alergi merupakan solusinya untuk meringankan penderitaan. Demikian juga saat berangkat ke hotel tempatnya bekerja, obat-obatan selalu dibawanya.
Pemuda ini sembuh dari alerginya setelah menjalani terapi normalisasi sebanyak empat kali pada bagian hidungnya. Saraf di bagian hidung nya tidak lagi over sensitif. Kini dia tak lagi memerlukan obat setiap hari.
Baik jenis alergi debu atau batuk yang tak kunjung sembuh, keduanya sangat berpotensi menjadi asma. Ada yang mengibaratkan bahwa alergi dengan asma hanya terpisah setipis kain. Lebih jelasnya, bila si penderita tidak segera disembuhkan, sangat riskan untuk menderita asma.
PENYEMBUHAN SARIAWAN
Agus. Sidoarjo.
Bermula dari diskusi dengan istilah ‘panas dalam’ yang dideritanya, karena sering mengalami sariawan, sedangkan PENNASIA mengatakan bahwa kasus itu adalah kasus lokal bagian mulut.
Diskusi ini berakhir dengan pembuktian normalisasi bagian mulut, tanpa menyentuh bagian perut. Meski hanya sekali terapi, bapak ini mengaku kondisinya sudah membaik.
Jimmy. Surabaya.
Hampir tiap minggu menderita sariawan cukup banyak. Semula ragu apakah sariawan nya bisa sembuh, karena menjalani pengobatan sariawan sudah bertahun-tahun, tetapi tetap menderita dan berbagai macam obat serta jamu telah dicobanya. Sakit sariawan nya sembuh setelah kami terapi sebanyak empat kali.
PENYEMBUHAN BATUK KRONIS
Suprapti. Surabaya.
Ibu ini, dan banyak penderita batuk kronis sudah bosan dengan pengobatan batuk nya selama ini. Mereka yang mempunyai tingkat pengetahuan menengah, mayoritas mengkhawatirkan efek samping obat-obatan yang terlalu banyak.
Pasien ada yang ketika ke PENNASIA sudah sakit selama 2 minggu, 1 tahun, 2 tahun, 12 tahun, bahkan ada yang batuknya ketika masih jaman perang dengan belanda. Ada pasien anak-anak, orang dewasa, orang awam, apoteker dan dokter.
Normalisasi yang dilakukan, mulai bagian leher, dada, rusuk pertama hingga ke tiga atau ke enam. Secara umum normalisasi batuk kronis ini hanya memerlukan frekuensi sekitar 3-6 kali terapi normalisasi.
PENYEMBUHAN RADANG TENGGOROKAN
Prof. Dr. H. Muhsin SH. Surabaya.
Dosen ini menderita radang tenggorokan sudah cukup lama. Beliau sangat menderita setiap kali minum es atau makan buah dari kulkas. Tenggorokannya serasa panas dan sakit untuk menelan.
Dokter yang memberikan pengobatan radang tenggorokan mengatakan “penderita radang tenggorokan memang harus menghindari es dan buah dingin selamanya”
“Saya ke dokter tidak mencari jawaban seperti itu. Saya ke dokter mencari solusi agar sembuh dan bisa makan minum seperti orang lain” demikian keluhnya.
Alhamdulillah, setelah 3 kali normalisasi pada bagian tenggorokannya, radangnya sembuh. Hari-hari berikutnya beliau tidak lagi menderita ketika minum es atau makan buah dingin.
Maya. Surabaya.
Ketika datang ke PENNASIA kedua orang tua yang mengantar nya terlihat sangat sedih dan gugup. Bagaimana tidak, mahasiswi ini sudah sejak kecil, dan beberapa bulan terakhir ini menderita sakit radang tenggorokan. Pengobatan radang tenggorokan yang diberikan profesor ahli THT tidak menjadikan sakitnya membaik.
Tenggorokan nya terasa panas dan sakit. Bila untuk menelan, sakitnya menjalar sampai ke telinga. Bukan itu saja, kulit di sekitar dada dan lehernya sakit bila disentuh.
Dokter THT terakhir yang dikunjungi sangat low profile. Mendengar keluhan dan riwayat yang berkepanjangan, dokter senior ini berpikir “akhirnya, toh saya akan memberikan obat yang diberikan professor itu juga. Ini bukan kapasitas saya. Ini harus dibawa ke PENNASIA”. Dengan sangat yakin, beliau berkata “Ini sebaiknya dibawa ke PENNASIA malam ini juga. Ini alamatnya, silakan dicatat”
Ketika kami rawat, ternyata mahasiswi ini bukan hanya radang pada tenggorokannya. Pembuluh darah a.carotis, v.jugularis dan otot sternocleidomastoid nya juga mengalami peradangan. Kami bisa memaklumi, mengapa obat-obatan yang demikian banyak tidak mampu mengatasinya.
Normalisasi pertama dan kedua sudah menunujukkan kemajuan yang menggembirakan. Rasa panas menghilang, untuk menelan juga sudah tidak sakit. Telinga yang sakitpun sudah tidak terasa lagi. Perawatan berikutnya hanya untuk penyempurnaan saja.
Rahmat. Surabaya.
Mengalami gangguan radang tenggorokan sudah bertahun-tahun. Tenggorokan nya juga panas dan sakit untuk menelan. Apalagi kalau terkena asap rokok. Beberapa bulan terakhir harus selalu minum obat, bahkan minimal seminggu sekali harus mengunjungi dokter.
Ketika mendapatkan perawatan PENNASIA sakitnya berangsur sembuh. Pantanganpun tidak merepotkan lagi. Normalisasi radang tenggorokan 3-4 kali terapi.
PENYEMBUHAN AMANDEL
Bunga Agusti. Surabaya.
Anak ini menderita sakit amandel. Menurut sang ibu sejalan dengan kesehatannya yang menurun, nilai raport nya kurang memuaskan. Kegiatan sehari-hari sedikit banyak menunjukkan adanya perubahan. Si anak kadang terlihat lesu dan malas-malasan.
Pada pemeriksaan awal didapatkan pembengkakan pada kelenjar amandel. Bagian kanan relatif lebih besar, meskipun keduanya menunjukkan adanya pembesaran. Otot leher di sekitar nya menunjukkan adanya kelainan dari kondisi normal.
Normalisasi dilakukan agar proses keluar masuknya aliran anti bodi dan zat-zat penyembuh menjadi lancar. Bakteri pengganggu dapat dibunuh dan dikeluarkan. Pembengkakan dapat dikurangi, kotoran yang berada di dalam kelenjar dapat dibuang dan diganti dengat zat-zat yang diperlukan. Struktur otot diatur kembali agar proses di atas berjalan lancar.
Setelah proses normalisasi dan kondisi sakit amandel nya diatasi, kesehatan anak ini membaik demikian pula nilai rapor nya. Hal ini karena dengan kesehatan yang baik, proses belajar tidak terganggu oleh sakitnya.
PENYEMBUHAN SAKIT GIGI
Tatik. Surabaya.
Staf BKKBN ini sering sakit gigi. Saat mengantar putranya untuk perawatan asma dan mulai membaik, ibu ini bercerita tentang pengobatan sakit giginya.
Ketika ditanya ‘apakah ingin dirawat sekalian?’
Jawabnya ‘lho, PENNASIA bisa juga menyembuhkan sakit gigi? Saya sudah habis dua resep dokter tapi masih sakit’. Ibu ini heran ketika dirawat selama sepuluh menit rasa sakitnya sudah menghilang. Perawatan yang kedua dan ke tiga merupakan penyempunaan agar sakitnya tidak kambuh lagi.
Pengobatan sakit gigi bila tidak efektif lagi, sangat tepat bila disembuhkan oleh sistem Pennasia.
Rahmania. Surabaya.
Gusinya sering berdarah. Pagi hari saat harus gosok gigi, ibu ini sudah hafal bahwa nanti akan ada pendarahan di giginya. Hal ini sudah berjalan bertahun-tahun. Pengobatan dan gizi tidak diragukan lagi karena sering ke dokter spesialis. Namun tetap saja hal itu sering terjadi di pagi hari.
Dengan tiga kali normalisasi, kasus ini sudah dapat disembuhkan. Kasusnya hanya kepadatan gusinya selama ini terlalu lemah dan density nya tidak merata. Juga ujung pembuluh darahnya mudah terluka. Normalisasinya dengan alat SIPUT yang mempunyai empat fungsi dan VASSI yang mempunyai empat fungsi juga. Perawatan dilakukan pada sepanjang gusi, dan arteri bagian mandibula dan leher.
PENYEMBUHAN RADANG KELENJAR LUDAH
Indratno. Surabaya.
Saat makan misalnya, si anak tahu-tahu meninggalkan meja menuju kamar kecil untuk meludah. Kejadian yang berlangsung berulang kali ini akan menurunkan selera makan yang lain. Atau saat pelajaran sekolah, kebiasaan ini akan menjadikan si anak ketinggalan pelajaran dan mengganggu proses balajar mengajar.
Siswa ini, dan mayoritas penderita kelenjar ludah, semula hanya mengeluhkan sakit amandel atau sakit yang lain. Saat proses normalisasi barulah terdeteksi adanya gangguan pada kelenjar ini. Sayangnya radang kelenjar ludah ini tidak banyak yang memahami dan hanya dianggap kebiasaan tidak baik bagi yang sering meludah.
Anak-anak yang menderita sakit ini tidak jarang harus menerima nasehat atau kemarahan orang tuanya, karena sering meludah tanpa mengenal tempat dan waktu. Jangan terburu-buru menyalahkan penderita karena sering meludah. Sebaiknya berilah nasehat secara baik-baik, atau carikan jalan keluar penyembuhannya.
PENYEMBUHAN RADANG PITA SUARA
Ny. Baroto. Jakarta.
Istri pejabat ini mengalami radang pita suara dan merasakan sakit bila berbicara. Suaranya nyaris tak terdengar. Bila dipaksakan, rasa sakit akan semakin terasa. Obat yang diminumnya kebetulan tidak cocok dan mengakibatkan alergi dan gatal-gatal. Normalisasi ibu ini hanya memerlukan tiga kali terapi. Suaranya sudah normal kembali dan tidak lagi merasa sakit ketika berbicara.





