Testimoni Kesembuhan Tekanan Darah Tinggi
TESTIMONI KESEMBUHAN TEKANAN DARAH TINGGI
Suparto. Surabaya.
“Saya tadi habis marah-marah ke petugas kesehatan yang memeriksa tekanan darah saya”
“Lho, kenapa pak?” tanya saya.
“Habis, saya sudah bilang bahwa kalau untuk tidur, kepala saya pusing berat. Eee… dia maksa saya untuk tiduran waktu ditensi”
“Terus?”
“Ya saya nurut. Tetapi rasanya makin berat dan mau pingsan. Akhirnya saya bangun dan tak lepas sendiri. Terus saya kesini” jelasnya.
Selain ciri-ciri bahu dan leher terasa kaku, penderita ini mendapatkan reaksi langsung bila makan sate kambing. Hingga hobinya di bidang ini harus ditinggalkan.
Dengan dua kali normalisasi, pensiunan BRI ini merasakan gangguan darah tingginya mulai berangsur berkurang. Yang lebih memuaskan, sate kambing kesukaannya dapat dinikmatinya kembali. Tentu saja porsi yang boleh dikonsumsinya sebatas porsi normal dan tidak berlebihan.
A. Widiastono. Surabaya.
Setelah beberapa kali terapi Penasia, beliau langsung ke Puskesmas terdekat dan memeriksakan tekanan darah. Hasilnya, tekanan darah yang biasanya 160/90 menjadi 130/80.
Tidak yakin dengan hasilnya, dia langsung ke laboratorium terdekat dan minta di cek ulang. Hasilnya sama! Barulah dia puas dengan kedua hasil tersebut.
Beberapa kali terapi berikutnya, dia juga cek tekanan darah ke tempat yang berbeda.
“Bagus pak sekarang. Tensi saya selalu bagus” komentarnya.
Tekanan darah tinggi hasil terapinya bervariasi, dan tidak selalu sama untuk tiap orang.



