Ginjal

PENGOBATAN SAKIT GINJAL

Semua orang mempunyai dua buah ginjal. Ginjal terletak di bagian tengah pinggang Anda, tepat di bawah tulang iga yang terbawah. Berat setiap ginjal adalah 150 gram, ukurannya kira-kira separuh genggaman tangan kita.

Kebanyakan kasus, penyakit ginjal disebabkan oleh permasalahan kesehatan yang lain, yang mana dapat merusak ginjal seara perlahan – lahan.

Ginjal berbentuk seperti kacang mente, serta berwarna coklat kemerahan. Organ ini berperan penting bagi tubuh kita dan mempengaruhi semua bagian tubuh. Sakit ginjal dapat dicegah dengan terapi preventif di PENNASIA.

JIka ginjal anda sudah mulai rusak, ginjal tidak akan bisa bekerja sebagaimana mestinya. Dan jika kerusakan pada ginjal semakin parah, ginjal akan semakin berkurang daya kerjanya.

Ginjal mempunyai empat peran utama bagi tubuh, yaitu:

  1. Membuang “sampah” dari dalam tubuh kita. Sisa makanan yang tidak dapat digunakan lagi oleh tubuh kita akan menjadi racun. Ginjal menyaring darah untuk membuang racun-racun ini, yang dibuang lewat kencing/urin.
  2. Membuang kelebihan air dari dalam tubuh kita.
  3. Membuat serta mengatur hormon-hormon yang penting dalam tubuh. Hormon-hormon ini mengatur pembentukan sel darah merah (eritrosit), mengatur tekanan darah, serta penyerapan zat kapur (kalsium).
  4. Mengatur kimia tubuh dengan mengatur jumlah garam, air dan bahan kimia lain yang beredar di seluruh tubuh kita.

Dapat dikatakan bahwa ginjal mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, asam basa, dan membuang sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh kita. Juga, mengatur tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb) dan kesehatan tulang.

Gejala dan keluhan yang timbul karena penyakit ginjal dan saluran kemih berbeda-beda. Gejala pertama bisa sangat umum (juga tampak pada penyakit-penyakit lain) seperti :

  • Penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Perubahan jumlah kencing dan frekuensi kencing dalam sehari/semalam.
  • Adanya darah dalam krncing.
  • Bengkak, terutama pada kaki dan pergelangan kaki, bengkak pada mata saat bangun tidur di pagi hari.
  • Rasa lemah serta sulit tidur.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Sakit kepala dan tidak bisa berkonsentrsi.
  • Gatal-gatal dan sesak nafas.
  • Mual dan muntah.
  • Bau urin yang khas menusuk, berbeda dari biasanya.

Setiap orang dapat terkena penyakit ginjal. Pengenalan secara dini diutamakan pada mereka yang beresiko tinggi. Seperti seseorang dengan Diabetes Melitus (kencing manis), Hipertensi (tekanan darah tinggi), keluarga dengan riwayat penyakit ginjal atau batu ginjal. Atau faktor resiko lain, seperti merokok, pengguna Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS/NSAID (suatu obat-obatan anti radang/nyeri).

Jika Anda atau anggota keluarga Anda beresiko tinggi terkena penyakit ginjal, maka segera bicarakan hal ini dengan dokter Anda. Ada beberapa pemeriksaan (tes) yang bisa mendeteksi penyakit ginjal. Dokter Anda dapat melakukan tes sederhana, tetapi kadang diperlukan pemeriksaan atau tes lebih lanjut.

Menyembuhkan radang ginjal Bp. Mahmudi

Beberapa jenis tes untuk mengetahui kondisi ginjal, antara lain :

  1. Pemeriksaan Kencing (Urin) : Adanya protein atau darah dalam kencing menunjukkan kelainan pada ginjal atau saluran kemih kita. Pemeriksaan ini sangat sederhana dan murah.
  2. Pemeriksaan Darah : Yang dilakukan adalah mengukur kadar kreatinin dan urea dalam darah. Dalam keadaan normal, kedua zat ini dibuang dari dalam tubuh melalui kencing setelah disaring dalam ginjal. Tetapi bila ginjal kita tidak bekerja, maka jumlah kedua zat ini di dalam darah akan meningkat.
  3. Pemeriksaan Radiologis : Berbagai macam pemeriksaan radiologis dapat membantu menemukan kelainan ginjal. Tetapi pemeriksaan-pemeriksaan ini harus berdasarkan indikasi tertentu dan atas pengarahan dokter.
  4. Biopsi Ginjal : Merupakan tindakan yang harus dilakukan di rumah sakit dengan mengambil jaringan ginjal untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Kita bisa menjaga kesehatan ginjal kita, dengan cara:

  • Melakukan pemeriksaan kesehatan tahunan pada dokter, termasuk pengukuran tekanan darah.
  • Jika Anda memerlukan pemeriksaan darah, mintalah agar fungsi ginjal, gula darah dan kadar kolesterol Anda juga diperiksa (kadar kolesterol yang tinggi akan merusak pembuluh darah ginjal).
  • Minta pula agar kencing (urin) Anda diperiksa untuk melihat adanya darah atau protein di dalam kencing tersebut.
  • Berhenti merokok, karena merokok dapat merusak dinding pembuluh darah Anda.
  • Hati-hati dalam menggunakan obat-obat anti nyeri, khususnya jenis OAINS/NSAID.
  • Pertahankan berat badan yang ideal dengan memakan makanan yang sehat dan seimbang, serta membiasakan olahraga atau aktifitas fisik yang cukup.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Makan makanan dengan gizi seimbang

Seseorang yang sudah terkena penyakit ginjal harus menjaga makanannya, bahkan sampai melakukan diet khusus, yaitu makanan yang bebas garam dan rendah protein. Selain itu juga memperbanyak minum air putih.

Tubuh kita selalu membutuhkan air; dengan memberikan tanda berupa rasa haus mengindikasikan bahwa tubuh sedang kekurangan air. Ginjal yang tidak berfungsi sempurna sebaiknya tidak dibebani dengan tugas berat. Fungsi ginjal sangat dipengaruhi oleh jumlah protein dan garam dalam darah.

Dengan menjaga supaya kadar garam dan protein di dalam darah tetap rendah, maka akan membantu ginjal yang rusak menjalankan fungsinya seefektif mungkin.

Paling efektif, tentu saja perawatan Pennasia. Dimulai dengan 3-4 kali terapi. Selanjutnya tinggal kontrol, agar terhindar dari sakit ginjal yang parah, dan cuci darah.

Sumber: Normalisasi PENNASIA
www.SembuhAlami.com

4 thoughts on “Ginjal

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *