Kolesterol

KOLESTEROL

Kolesterol adalah salah satu substansi yang senantiasa terbentuk dalam proses metabolisme dalam tubuh. Artinya, setiap orang tentu mempunyai kolesterol dalam darahnya.

Ada dua jenis kolesterol.
1. Kolesterol yang terlarut dalam darah dapat dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium.
2. Kolesterol yang menempel kuat di otot, bisa dirasakan pada leher dan bahu yang terasa berat dan kaku (sering tidak terdeteksi lab).

Mayoritas kolesterol dibentuk dalam hati, meskipun dibanyak tempat bisa juga terbentuk reaksi sedikit kolesterol. Namun demikian, kelebihan kolesterol dapat berakibat kurang baik.

Untuk hasil yang maksimal, selain terapi penurunan kolesterol, anda perlu terapi ‘preventive’ untuk liver di Pennasia, agar liver anda bekerja secara maksimal dalam proses metabolisme, dan tidak berlebihan dalam memproduksi kolesterol.

Kolesterol banyak ditakuti karena identik dengan gangguan jantung. Pada peristiwa aterosklerosis, pengerasan pada arteri besar, terdapat plak ateroma. Plak ini mengandung banyak endapan kolesterol.

Pada arteri juga sering terjadi pengendapan kalsium bersama dengan lemak membentuk plak kalsifikasi. Bila kedua peristiwa itu terjadi pada lokasi yang sama, arteri menjadi sangat keras dan dinamakan arteriosklerosis atau pengerasan arteri. Arteri yang mengalami gangguan ini bisa terjadi di banyak tempat, dan tentu mengalami penurunan elastisitas. Bisa di tangan, leher, dada, punggung dan lain-lain.

PENNASIA dapat mencegah kasus ini dengan perawatan berkala, agar elastisitas arteri senantiasa terjaga, dan kolesterol yang mengendap mudah dihilangkan. Olahraga juga perlu agar elastisitas arteri juga terjaga. Yang paling baik, tentu kombinasi makanan sehat, olahraga dan perawatan PENNASIA.

Penurunan elastisitas akibat penumpukan plak ateroma dan plak kalsifikasi ini mungkin merata atau memusat di satu lokasi. Pada arteri koroner di jantung, jelas hal ini sangat tidak menguntungkan. Plak ateroma ini dapat menyebabkan thrombus atau embolus (lihat bab stroke).

Menurunkan Kolesterol Bp. Widodo

Hampir setengah kematian disebabkan arteriosklerosis.
Salah satu penyebab tingginya kolesterol ini karena kesukaan makanan berlemak tinggi dan mengandung kolesterol dan lemak jenuh. Penggunaan minyak goreng yang berulangkali menyebabkan terbentuknya lemak jenuh yang perlu dihindari. Idealnya penggunaan minyak goreng hanya 1-2 kali pakai.

Sumber: Pennasia
www.SembuhAlami.com

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *