« Tekanan Darah Tinggi | Main | Jerawat »
Sinusitis
By admin | 28 June 2008
Gejala dan Sebab Sinusitis
Sinusitis adalah suatu penyakit atau sakit yang disebabkan oleh cairan yang mengisi rongga di bagian pipi dan dahi, diatas dan dibawah mata. Rongga ini tidak seharusnya terisi dengan cairan, jika tidak, kepala terasa berat, hidung menjadi buntu atau tersumbat dan bahkan nafas berbau tidak sedap. Tetapi, jika terisi, rongga harus segera kosong, bahkan cairan mungkin saja tidak dapat keluar dan akhirnya berbau tidak nyaman.
Selain itu, sinusitis juga disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur, sehingga infeksi terjadi pada system pernafasan. Berkaitan dengan proses infeksi, semua saluran pernafaan dengan perluasan anatominya harus dianggap satu kesatuan. Awalnya, infeksi menyerang semua system pernafasan dengan tingkat yang berbeda-beda. Perubahan penyakit dan kondisi klinis yang muncul bergantung pada infeksi bagian-bagian tertentu,sehingga inilah yang menyebabkan sinusitis
Ada beberapa sinusitis yang biasanya dialami oleh anak-anak dan orang dewasa. Jika rongga di bagian dahi terisi dengan cairan, ini termasuk sinus frontalis. Dan didalam kasus ini dahi biasanya terasa berat atau nyeri khas di kepala. Sebaliknya, bila rongga di bagian pipi terisis dengan cairan, ini sebagai sinus maksilaris. Dalam kondisi ini, bagian yang dekat mata umumnya terasa berat. Kedua-duanya juga membuat kepala seseorang terasa berat ketika is menundukkan kepala.
Sinus frontalis seringkali terjadi pada orang dewasa. Nyeri diatas alis biasanya di pagi hari dan memburuk di siang hari, tetapi mereda di waktu petang. Pembengkakkan mungkin juga terjadi pada dahi dan rasanya nyeri ketika sedang disentuh. Sinus ini berkembang dari sel-sel udara etmoidalis anterior dan saluran hidung frontalis berjalan mendekati sel-sel tersebut.
Sinus maksilaris seringkali terjadi pada anak-anak, bahkan bisa saja terbentuk sejak lahir. Mereka biasanya merasa demam, pusing, kurang enak badan, nyeri pada gigi dan pipi, termasuk wajah mereka terasa tebal dan hidung merekapun menjadi alergi. Mereka juga umumnya mengalami infeksi virus, alergi pada saluran pernapasan atas, radang tenggorokan dan batuk pada waktu malam. Namun demikian, nampaknya mereka tidak sedang terganggu dengan nyeri biasa ataupun nyeri tekan.
Menurut pandangan PENNASIA, cairan keluar dari rongga secara alami melalui hidung, keringat ataupun air seni selama tubuh sendiri yang dapat mengaturnya tanpa dipaksa. Dalam hal ini, saluran cairan tidak tersumbat dan endapan menjadi hilang.
Untuk pencegahan, seseorang sebaiknya tidak menggosok hidung manakala ia sakit flu atau menghindari memijat pelipis, alis ataupun pipi dengan ceroboh, sehingga ia tidak mendapatkan dampak buruknya.
Diambil dari: www.sembuhalami.com
Topics: Sakit bagian hidung | Tak ada Komentar »