Rekomendasi

REKOMENDASI BAHWA PENNASIA AMAN DAN

BISA MASUK KE PUSKESMAS / RUMAH SAKIT

Terapi PENNASIA telah diteliti oleh Kementrian Kesehatan Indonesia melalui SP3T (Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional) Provinsi Jawa Timur.
Penelitian diadakan pada akhir tahun 2014.

1. Ketua Tim Peneliti: Prof. Dr. Ir. Suhariningsih

2. Anggota: Prof. Dr. Paulus Liben, dr, MS
3. Anggota: Prof. Dr. Wurlina Meles, drh MS
4. Anggota: Arijanto Jonosewojo, dr., Sp.PD
5. Anggota: Drg. Titi Purwanti
6. Anggota: Dr. Hari Basuki N.,dr., M.Kes
7. Anggota: Onny Priskila, SKM
8. Anggota: Maya Feny Wijaya, A.Md

JUDUL PENELITIAN:

MANFAAT METODE PENNASIA
DALAM MEMPERBAIKI ALIRAN DARAH, KADAR GULA DARAH,
PROFIL LIPID, dan FUNGSI HATI,
(Penelitian Observasional Klinik
)

Responden yang diteliti, semuanya tidak dikenal oleh Pennasia, dan juga belum mengenal Pennasia sebelum penelitian ini.
Laboratorium yang ditunjuk oleh tim juga baru bertemu saat penelitian ini.

Pelaksanaan penelitian mencakup:
1. Pemeriksaan laboratorium pada responden sebelum terapi
2. Terapi menurunkan tekanan darah tinggi pada responden
3. Terapi menurunkan kadar kolesterol pada responden
4. Terapi menurunkan kadar gula darah pada responden
5. Pemeriksaan laboratorium pada responden setelah terapi.
Kelima tahapan tersebut dilakukan di kampus Unair (Universitas Airlangga) Surabaya dan di laboratorium yang ditunjuk oleh tim peneliti. Pennasia hanya mengirimkan terapisnya untuk melakukan terapi pada responden.

KESIMPULAN.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi Pennasia yang dilakukan pada penderita diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, dan hipertensi, adalah sebagai berikut :

  1. Terapi Pennasia AMAN, dan pasien merasa nyaman setelah terapi (data QoL)
  2. Terapi Pennasia DAPAT menurunkan kadar gula darah puasa dan 2 jam sesudah makan
  3. Terapi Pennasia DAPAT menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL, serta mempertahankan kadar HDL
  4. Terapi Pennasia DAPAT menurunkan tekanan darah baik sistolik maupun diastolik.

REKOMENDASI

  1. Metode Terapi Pennasia bisa dilanjutkan ke jenjang penelitian Cohort.
  2. Terapi Pennasia dapat dilakukan/masuk di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Lap hasil penelitianSurat keterangan hasil penelitian, dan Rekomendasi kepada Pennasia.

Penyerahan rekomendasi 3Penyerahan hasil penelitian dan rekomendasi oleh Ketua tim peneliti Prof. Dr. Ir. Suhariningsih
yang juga Wakil Direktur I Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya
kepada penemu metode Pennasia, Drs. H. Azis Cahyo Widoyoko.

Pembacaan hasil penelitian pemerintah terhadap Pennasia
oleh Prof. Dr. Ir. Suhariningsih

Hasil Penelitian Hepatitis belum bisa disimpulkan karena kekurangan jumlah pasien

Peluncuran n bedah bukuPeluncuran dan bedah buku Pennasia
“HINDARI KETERGANTUNGAN OBAT” oleh
–  Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soenarjo
Pembicara 1. Prof. Dr. H. Muchsin SH
Pembicara 2. Prof. Dr. H. Ali Mufrodi MA
Pembicara 3. Drs. H. Azis Cahyo Widoyoko/Penemu PENNASIA

Seminar PennasiaSeminar “Sepanggung Berdua”dengan dr. Agus Ali Fauzi PGD. Pall. Med. (ECU) ahli paliatif

Peserta Seminar Pennasia 4Spanduk Dukungan Wagub Jawa Timur untuk PENNASIA

Peserta Seminar Pennasia 6Mendapat perhatian dari para ahli dan pecinta kesehatan

Peserta Seminar Pennasia 5Peserta seminar Pennasia

Peserta Seminar PennasiaPeserta seminar Pennasia

Peserta Seminar Pennasia 3Testimoni pasien secara spontanitas saat seminar

Peserta Seminar Pennasia 1Foto bersama pembicara tamu dan peserta seminar

PENNASIA juga sudah dipelajari oleh para dokter, dosen dan wiraswastawan di bawah ini.

Peserta Training Pennasia 1

Peserta Training Pennasia 2